Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Sabil Rachman Sebut Airlangga dan Bamsoet Bisa Seperti Soekarno-Hatta
  Kabar Golkar   22 November 2019
[caption id="attachment_31923" align="aligncenter" width="800"]
Dokumentasi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) berjabat tangan dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kedua kanan) yang disaksikan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ketiga kanan) dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung, pada pembukaan Rapimnas Partai Golkar di Jakarta, Kamis (14/11/2019). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Sekjen PPK Kosgoro 1957 Sabil Rachman mengatakan dua tokoh Golkar yakni Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo bisa menjadi figur seperti Soekarno dan Hatta yang meskipun tidak sepi konflik namun tetap memelihara posisi untuk kepentingan bangsa. "Seperti Soekarno dan Hatta yang tidak sepi konflik, bahkan ibarat dalam mobil, Soekarno melihat ke kiri dan Hatta ke kanan namun tetap memelihara posisi untuk kepentingan bangsa," kata Sabil dalam keterangan di Jakarta, Jumat (22/11/2019) seperti dilansir dari Antara. Sabil mengatakan Airlangga dan Bamsoet bisa berbeda jika memang ada perbedaan di antara keduanya, namun untuk Golkar dan bangsa, keduanya harus menjadi satu yakni Bamsoet sebagai Ketua MPR RI dan Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar. Dia menjelaskan bahwa penunjukan Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR RI oleh Partai Golkar termaktub makna tidak tertulis bahwa Golkar secara politik menyandarkan harapan kepada Bamsoet untuk fokus mengemban tugas-tugas kebangsaan, yang selain tidak ringan, juga memiliki tanggungjawab sebagai suluh bangsa. Sabil Rachman menekankan, seorang pimpinan Majelis adalah representasi rakyat Indonesia seluruhnya dan karena itu sejatinya tidak berbicara lagi mengenai kepentingan sempit partai. Pandangan itu, kata dia, tidak berupaya dan bermaksud menarik keluar tensi perdebatan subyektif mengenai adakah komitmen Airlangga dan Bamsoet saat pembicaraan dukungan sebagai pimpinan Majelis. Namun demikian dia menekankan, dalam politik tidak ada makan siang gratis. Oleh karenanya dia percaya bahwa publik memiliki keyakinan ada komitmen dan kesepakatan tertentu di balik penunjukan Bamsoet sebagai Ketua MPR RI oleh Golkar dalam hal ini Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto. "Publik yakin bahwa pasti ada, seperti yang sering disebut Bamsoet soal komitmen dan kesepakatan itu, 'biarlah saya dan Airlangga serta Tuhan yang tahu'," kata Sabil. Lebih jauh, Sabil mengatakan, Airlangga Hartarto saat membuka Rapimnas Golkar tanggal 14 November 2019 juga menyinggung hal itu, untuk mengingatkan bahwa dalam politik selain tujuan, cara untuk mencapai tujuan itu harus sarat nilai dan komitmen moral yang mestinya dijaga, terlebih sudah diikat oleh sebuah power sharing atau pembagian peran yang biasa terjadi dalam politik. "Saya kira itu legacy yang baik antara Bamsoet dan Airlangga kepada kader, yakni kesepakatan dan komitmen untuk saling melapangkan jalan pengabdian kepada bangsa untuk kepentingan kebangsaan di satu sisi kepada Bamsoet dan pengabdian kepartaian kepada Airlangga," jelas dia
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.