Kunker DPD, Mahyudin Sebut Peluang Menjanjikan Daerah Luar Jawa Tarik Investasi dari Dubai
[caption id="attachment_32354" align="aligncenter" width="800"]
Mahyudin (dasi merah, duduk di depan kelima dari kiri) bersama rombongan DPD dan warga Indonesia ketika melakukan kunker ke Dubai. (ist)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Dalam kunjungan kerja yang dilakukan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Mahyudin menilai ada peluang sangat menjanjikan bagi daerah di luar Jawa. Khususnya dalam rangka menarik investasi dari luar negeri, dalam hal ini dengan Uni Emirat Arab, khususnya Dubai. Hal ini mengingat semakin gencarnya promosi potensi daerah-daerah yang dilakukan di Dubai.
Wakil Ketua DPD, Mahyudin, menyampaikan hal tersebut ketika memimpin delegasi DPD RI dalam rangka kunjungan kerja ke The Departement Economy of Development, Dubai, Uni Emirat Arab. Mahyudin melihat Indonesia berpeluang meningkatkan kerja sama ekonomi dengan negara tersebut.
“Peluang sangat menjanjikan bagi Daerah, khususnya daerah di luar jawa, untuk menarik investasi dari Dubai, seiring gencarnya promosi potensi daerah di Dubai”, jelas senator yang menjadi perwakilan Kaltim ini.
Termasuk kegiatan promosikan potensi ekonomi daerah dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia yang cukup agresif dilakukan oleh DPD. Ia menilai pentingnya segera dibuatkan nota kesepahaman antara kedua negara. Saat ini, Dubai menjadi tempat strategis bagi Indonesia. Dubai yang kian berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi dan finansial dunia kerap menjadi tempat untuk menggelar promosi berbagai produk hasil pertanian, energi, industri farmasi, termasuk hasil usaha mikro kecil menengah dari berbagai daerah di Indonesia.
“Perlunya segera dibuat kesepahaman antara Indonesia dan Uni Emirat Arab dalam rangka perluasan sektor investasi Dubai di Indonesia seperti bidang energi, agribisnis, pendidikan, kesehatan, industri farmasi hingga pariwisata ,” demikian jelas Mahyudin lewat keterangan tertulis, Minggu (1/12/2019).
Sejauh ini, sudah ada realisasi beberapa penandatangan kesepahaman bisnis ataupun di luar bisnis antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Uni Emirat Arab khususnya investor Dubai.
Kunjungan Kerja tersebut sebagai kerangka untuk terus mendorong peningkatan pertumbuhan pembangunan daerah. Kunker ini diikuti oleh 8 Anggota DPD RI, yaitu Dr. Badikenita Br Sitepu, H. Dedi Iskandar Batubara, Hasan Basri, Dr. Muhammad J Wartabone, Hj. Yustina Ismiati, H. Iskandar Muda Baharudin Lopa, dan Dr. Abdul Rahman Thaha, serta H. Ahmad Kanedi.
Dalam rombongan juga tampak Konsul Jenderal Republik Indonesia Dubai, YM. Ridwan Hasan, Ali Ibrahim, dan Direktur Indonesian Trade Promotion Center di Dubai, Heny Rusmiati, serta Deputi Direktur Jenderal The Departement Economy of Development.
Perlu Tindak Lanjut
Mahyudin menekankan perlu adanya tindak lanjut atas pelaksanaan promosi yang dilaksanakan di Dubai. Menurutnya, salah satu cara yaitu dengan menggelar perkenalan dan promosi produk-produk dari daerah bekerjasama dengan LuLu. Sebagai informasi, LuLu adalah hypermarket dan departement store milik pengusaha asal Uni Emirat Arab.
Menurut Mahyudin, kunker tersebut untuk menggali lebih dalam terkait peluang investasi di daerah