02 Juni 2020
Hadapi Pilkada 2020, Golkar Malang Mulai Petakan Kekuatan Politik
  Administrator
  09 Desember 2019
  • Share :
[caption id="attachment_32864" align="aligncenter" width="700"] Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo.[/caption] kabargolkar.com, MALANG - DPD Partai Golkar Kabupaten Malang sudah mulai gerilya mencari dukungan untuk menghadapi Pilkada 2020 mendatang. Partai berlambang pohon beringin ini, bahkan sudah melakukan survei untuk memetakan kekuatan politik, karena Golkar memastikan akan maju dengan mengusung pasangan calon sendiri. "Sekarang ini, teman-teman pengurus diinternal Partai Golkar, sudah mulai melakukan survey. Ini untuk memetakan sekaligus mengetahui kekuatan politik di Kabupaten Malang," kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo. Selain pengurus internal partai, menurut Kusmantoro, jajaran pengurus serta pendukung di lingkaran Siadi (Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, red) juga sudah bergerak. Mereka sudah turun ke dusun, desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Malang. "Semua pengurus dan kader sudah mulai turun ke semua wilayah. Karena Partai Golkar memastikan untuk maju sendiri," ujarnya. Mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini mengatakan, pengurus dan kader Partai Golkar mempercayakan kepada Siadi, untuk maju dalam Pilkada 2020. Sosok Siadi, dinilai sangat cocok memimpin Kabupaten Malang. Selain karena senioritas di DPD Partai Golkar dengan menjabat sebagai ketua, Siadi juga memiliki potensi sebagai kontentan dalam Pilkada nanti. "Pak Siadi ini memiliki pengalaman yang cukup banyak. Sehingga kami percaya bahwa dia bisa membawa Kabupaten Malang lebih baik ke depannya," tuturnya. Disinggung soal kejutan pada Desember ini, yang sebelumnya disampaikan Siadi, Kismantoro mengatakan, kejutan itu pasti ada. Hanya saja sekarang masih dalam proses. Selain mencari siapa pendamping yang pas untuk Siadi, juga menunggu rekom dari DPP Partai Golkar. Kusmantoro mengatakan, sekarang ini DPD Partai Golkar sedang menjalin komunikasi politik dengan Parpol lain. Karena untuk maju sendiri dalam Pilkada 2020, Golkar harus berkoalisi dengan partai lain. Sebab, dalam Pileg 2019 lalu Golkar hanya mendapat 8 kursi. Sementara untuk bisa maju harus berkoalisi, lantaran syarat bisa maju minimal harus 10 kursi. "Sekarang ini kami mengurus rekom dari DPP. Kemungkinan akhir Desember atau awal Januari akan diumumkan siapa calon yang maju Pilkada dari Partai Golkar," jelasnya. Terkait informasi Siadi akan menggandeng Martiyani Setyaningsih alias Tyas Sujud Pribadi, menurutnya masih dalam penjajakan. "Selama masih belum ada kontrak politik, kami tidak berani mengumumkan. Karena saat ini kami masih menjalin komunikasi dengan Parpol lain," pungkasnya. (malang-post)
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.