[caption id="attachment_33180" align="aligncenter" width="660"]

Menko Perekenomian Airlangga Hartarto mewakili Presiden Jokowi menghadiri Hari Nusantara 2019 yang diselenggarakan di Pariaman, Sabtu (14/12)[/caption]
kabargolkar.com, PARIAMAN - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto hadiri puncak Peringatan Hari Nusantara 2019 di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumatra Barat, Sabtu (14/13).
Peringatan dengan tema Nusantaraku Berdaulat, Indonesiaku Maju ini diisi berbagai antraksi, yakni Paralayang dari TNI AU Lanud St. Syahril Padang, Penampilan Gandang Tasa oleh 1001 orang anak nagari yang menjadi rekor dalam Museum Rekor Indonesia (MURI), Paduan Suara dari Poltekpel Sumatra Barat, dan Terjun Payung dari TNI AL.
Kemeriahan Hari Nusantara juga diisi oleh Parade 30 Kapal hias, 10 kapal Pesiar, 4 KRI TNI AL, dan kapal- kapak dari Pol Airud Sumatra Barat.
“Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tidak dapat hadir dalam agenda yang penting ini, untuk itu beliau menugaskan kepada saya untuk memberikan sambutan,” ujar Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto diawal sambutannya.
Ia melanjutkan, peringatan Hari Nusantara tahun 2019 ini merupakan yang ke-19 sejak pertama kali diselenggarakan di Jakarta pada tahun 2001. Menurutnya, peringatan ini bertujuan untuk menggaungkan kembali perjuangan para pahlawan dalam mewujudkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang pertama kali dicetuskan dalam Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957 sebagai pengakuan sebagai negara kepulauan.
“Berkat perjuangan yang gigih selama 25 tahun, akhirnya konsep Indonesia sebagai negara kepulauan di dunia, disahkan oleh
United Nations Convention on the Law of the Sea pada tanggal 10 Desember 1982. Dan Indonesia telah meratifikasinya melalui Undang-Undang nomor 13 tahun 1985, selanjutnya untuk secara resmi berlaku pada tahun 1994 atas dasar negara Indonesia memandang laut sebagai jati diri bangsa serta laut sebagai pemersatu dan perekat bangsa,” jelas Ketua Umum Partai Golkar ini.
[caption id="attachment_33186" align="aligncenter" width="660"]

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan 1 unit rumah kepada Serka Marinir Hendra atas jasanya menemukan blackbox kecelakaan Lion Air di Karawang[/caption]
Dalam rangkaian acara peringatan Hari Nusantara 2019, dilakukan juga pembacaan Deklarasi Juanda oleh Mahasiswa Poltekpel Sumatta Barat dan Siswa SUPM Padang Pariaman.
Adapun isi Deklarasi Djuanda yang ditulis pada 13 Desember 1957, menyatakan:
Pertama, bahwa Indonesia menyatakan sebagai negara kepulauan yang mempunyai corak tersendiri.
Kedua, bahwa sejak dahulu kala kepulauan nusantara ini sudah merupakan satu kesatuan.
Ketiga, ketentuan ordonansi 1939 tentang Ordonansi, dapat memecah belah keutuhan wilayah Indonesia dari deklarasi tersebut mengandung suatu tujuan. (
scientia)