Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Belum Gelar Penjaringan Pilkada, Golkar Semarang Tunggu Aspirasi Kader
  Kabar Golkar   16 Desember 2019
[caption id="attachment_33237" align="aligncenter" width="909"] Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Semarang, Anang Budi Utomo. (Foto: suaramerdeka)[/caption] kabargolkar.com, SEMARANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Semarang hingga saat ini tidak melakukan penjaringan calon, untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2020. Hal itu karena Golkar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) sebelumnya hanya meraih tiga kursi. Sementara untuk dapat mengajukan calon dalam Pilwalkot, sekurang-kurangnya harus memiliki sepuluh kursi atau 20 persen dari jumlah 50 kursi yang ada di DPRD Kota Semarang. Waaupun begitu, hingga saat ini Golkar masih aktif untuk menunggu aspirasi dari kader dan berkomunikasi dengan partai-partai lainnya. Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Semarang, Anang Budi Utomo, mengatakan, partainya tetap mempertahankan diri agar berpartisipasi aktif dalam Pilwalkot Semarang 2020. Aksi itu merupakan bentuk tanggung jawab atas suara partai yang didapat dari konstituen Golkar di Kota Semarang. ''Golkar dalam Pileg 2019 mendapatkan hingga 60.000 suara lebih dari masyarakat Kota Semarang. Suara konstituen itu harus dijaga dengan baik. Kami pun tetap terus melakukan komunikasi internal partai dengan kader maupun sesepuh partai. Hasil aspirasi, nantinya akan dibawa hingga ke tingkat DPP Partai Golkar,'' ujar dia. Untuk itu, tambah Anang, DPD Golkar akan menggelar workshop pada 20 Desember 2019. Kegiatan itu dalam rangka revitalisasi pengurus, yang merupakan mesin partai. Keberadaannya dalam rangka menjaga agar mesin partai tetap dalam kondisi ''panas'', sehingga dihasilkan keputusan terkait pemberian dukungan kepada calon tertentu. Selain itu, kata dia, Golkar juga akan melakukan konsultasi dengan para pakar dan pengamat politik terkait Pilwalkot Semarang 2020. ''Kami akan menjalankan keputusan rekomendasi yang dihasilkan lewat partai. Keputusan apa pun yang ada, kami siap. Selain workhsop, kami juga akan menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh dan kader Golkar pada 29 Desember 2019. Diharapkan sebelum pendaftaran calon dalam Pilwalkot 2020 nanti, rekomendasi sudah bisa turun,'' ucap Anang. Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang digadang-gadang akan kembali maju dalam Pilwalkot 2020, mengungkapkan, hingga kini masih menunggu keputusan rekomendasi dari DPP PDIP. Selanjutnya, dia mengaku belum bisa memastikan kapan rekomendasi dari DPP PDIP tersebut akan turun. ''PDIP biasanya mengumumkan rekomendasi jelang detik-detik akhir pendaftaran calon. Hanya saja, belum tahu kalau nanti ada perubahan strategi dari DPP PDIP. Bisa jadi, mungkin rekomendasi akan turun di awal tahun. Untuk membuat calon punya waktu persiapan lebih lama. Saya belum tahu itu,'' papar dia. (suaramerdeka)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.