[caption id="attachment_33436" align="aligncenter" width="800"]
Utusan dari Wakil Bupati, I Wayan Artha Dipa, mengambil formulir bakal calon Bupati Karangasem di Sekretariat DPD II Golkar Karangasem Jalan Kapten Jaya Tirta Amlapura, Rabu (18/12). (Foto: Nusabali)[/caption]
kabargolkar.com, AMLAPURA - Di hari pertama pembukaan pendaftaran Cabup-Cawabup di Golkar, Wayan Artha Dipa dan IGA Mas Sumatri langsung utus timnya ambil formulir. Diam-diam Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, siap menyodok di Pilkada Karangasem 2020.
Gebrakan itu diawali dengan mengambil formulir di penjaringan bakal calon Bupati/Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Karangasem yang mulai dibuka DPD II Golkar Karangasem. Pengambilan formulir Artha Dipa yang sudah menjadi kader Golkar ini dikuasakan kepada tiga kerabatnya, yakni I Ketut Sumerta, I Nyoman Mambal Ngurah Hena dan Chartina Margana.
Ketua Panitia Penjaringan Cabup-Cawabup DPD II Golkar Karangasem, I Wayan Sekep Ariana didampingi Sekretaris I Wayan Putu, yang menyerahkan formulir kepada utusan Artha Dipa di Sekretariat DPD II Golkar Karangasem Jalan Kapten Jaya Tirta Amlapura, Rabu (18/12) pukul 11.30 Wita.
Di hari yang sama, Sekretaris DPD NasDem Karangasem, I Made Juita bersama Ketua Fraksi NasDem DPRD Karangasem, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, mengambil formulir untuk Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri, pukul 13.45 Wita.
Artha Dipa mengatakan, formulir diambil untuk melamar jadi calon Bupati Karangasem. Mengenai posisi calon Wakil Bupati sebagai pendampingnya, hal itu belum terpikirkan. "Saya ini melamar jadi calon Bupati Karangasem, selanjutnya agar DPD II Golkar Karangasem yang menggodok cawabup sebagai pendamping, yang dinilai ideal menurut partai," kata Artha Dipa. Apalagi tahapan penjaringan masih panjang, diawali mengambil formulir 18-27 Desember, mengembalikan formulir 28 Desember 2019-7 Januari 2020. Selanjutnya figur-figur yang mendaftar disosialisasikan ke delapan kecamatan, kemudian direkomendasi untuk disetorkan ke DPD I Golkar Bali untuk disurvei.
Disinggung survei tahap awal dikabarkan, Artha Dipa skornya paling tinggi untuk posisi cawabup, hal itu enggan ditanggapi secara detail. "Biarkan saja berproses, masyarakat yang menentukan," kilahnya.
Sebelumnya saat Artha Dipa turun bersama Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri mengecek pembangunan jembatan menghubungkan Banjar Geriana Kauh dengan Banjar Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Senin (9/12), kemudian foto berdua di atas jembatan, disinggung apakah pasangan MasDipa bisa berlanjut di Pilkada Karangasem 2020, keduanya hanya tersenyum. Artha Dipa dan Mas Sumatri sama-sama bergeming, hanya membalas dengan mengacungkan tangan.
Padahal Artha Dipa sendiri telah membentuk relawan, dan telah gencar menayangkan kegiatan seputar Artha Dipa di media sosial. "Itu kreativitas anak muda, saya tidak tahu," kilah Artha Dipa.
Sedangkan Wakil Ketua DPRD Karangasem dari Golkar, I Nengah Sumardi yang selama ini intens berkomunikasi politik dengan Ketua DPC PDIP Karangasem, I Gede Dana, yang juga Ketua DPRD Karangasem saat dihubungi beberapa kali tidak ada nada sambung. Yang bersangkutan masih melakukan kunjungan kerja di Makassar, Sulawesi Selatan. NusaBali mencoba menghubungi lewat SMS, juga tidak ada respons