Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Yahya Zaini: Masyarakat Harus Diajak Jadi Konsumen Yang Cerdas
  Kabar Golkar   24 Desember 2019
[caption id="attachment_33710" align="aligncenter" width="850"]
Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Golkar, Yahya Zaini di Acara sosialisasi dalam rangka reses Anggota DPR, di Desa Lolawang Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Senin (23/12/2019) malam. (Teropong Senayan)[/caption] kabargolkar.com, MOJOKERTO - Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Golkar, Yahya Zaini menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengawasan obat, kosmetik dan makanan. Acara sosialisasi ini digelar dalam rangka reses Anggota DPR, di Desa Lolawang Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Senin (23/12/2019) malam. Acara ini dihadiri lebih dari 200 orang, yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM setempat. Para peserta tampak sangat antusias mendengar pemaparan materi yang disampaikan anggota DPR RI dari Dapil VIII Jawa Timur tersebut. Dalam paparannya, Yahya Zaini berbicara tentang pentingnya masyarakat memastikan kesehatan dan keamanan setiap obat dan makanan. Dia menjelaskan, untuk mengkonsumsi obat dan makanan serta kosmetik warga masyarakat harus tahu bahwa barang yang dikonsumsi dijamin aman. Sehingga terhindar dari resiko penyakit yang membahayakan bagi kesehatan, bahkan dari kematian. "Masyarakat harus diedukasi agar menjadi konsumen yang cerdas," tegas YZ panggilan akrab Yahya Zaini. Menurutnya, masyarakat harus cerdas dan lebih berhati-hati dalam memilih dan mengkonsumsi obat, kosmetik dan makanan. Jangan sampai tertipu dengan ulah produsen nakal yang suka mencampur bahan makanan dengan bahan-bahan yang berbahaya, seperti formalin, zat pewarna dan borak. Yahya juga mengajak pelaku usah mikro dan kecil di bidang makanan, minuman dan obat tradisonal untuk mendaftarkan hasil produksinya ke BPOM supaya mendapatkan izin edar. Dengan begitu, lanjutnya, produk tersebut nantinya masuk dalam kategori aman dan bisa dipasarkan ke toko-toko dan supermarket, bahkan bisa diekspor sampai ke manca negara. Dalam kesempatan ini, turut hadir juga sebagai narasumber Rizca Andalusia, Direktur Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor BPOM serta perwakilan dari Balai Besar BPOM Jawa Timur, Endah Setiawati. Rizca menerangkan pentingnya warga mengetahui cara memilih makanan, kosmetik dan obat yang aman. Dia kemudian memberikan tips cek lebih dulu produk yang akan dipilih punya izin edar atau tidak. BPOM menyedikan layanan aplikasi Cek Klik yang bisa diakses dengan mudah oleh masayarakat melalui smart phone. Rizca juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati memilih makanan sehari-hari, termasuk jajanan anak-anak di Sekolah. Karena, menurutnya, banyak bahan berbahaya yang terdapat dalam produk makanan, seperti, mie, kue, kerupuk, tahu, tempe dan ikan. "Terkadang makanan tersebut, diberi bahan pengawet yang terbuat dari borak dan zat pewarna dari jenis rhodamin," ungkapnya. Tidak ketinggalan warga juga diberi edukasi bagaimana cara mendapatkan izin edar. Pendaftaran bisa dilakukan secara online alias tidak perlu datang ke kantor BPOM. Disela-sela acara, para peserta pun sangat antusias dalam bertanya, termasuk soal maraknya penjualan obat, makanan dan kosmetik melalui online yang cukup menggiurkan warga. Masyarakat dapat mengadukan ke BPOM melalui saluran Hallo BPOM 1500533, jika mendapatkan obat, makanan kosmetik yang tidak aman dan tidak punya izin edar
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.