14 Agustus 2020
DPR Apresiasi Keputusan Pemerintah Tak Jadi Memulangkan Kombatan ISIS Eks-WNI
  Nyoman Suardhika
  11 Februari 2020
  • Share :
INDOZONE.ID - Pemerintah telah memutuskan untuk tak memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat dengan jaringan terorisme di luar negeri, termasuk jaringan ISIS. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko P

Kabargolkar.com - Pemerintah telah memutuskan untuk tak memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat dengan jaringan terorisme di luar negeri, termasuk jaringan ISIS. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD setalah melakuakan rapat terbatas dengan presiden di Istana Bogor, Selasa (11/2/2020).

Menaggapi sikap yang telah diputuskan oleh Pemerintah perihal keputusannya tersebut, Anggota Fraksi Golkar komisi I DPR RI Christina Aryani memberikan empat poin sikap. Keempat pernyataanya tadi kami terima dari wakil Rakyat asal DKI tersebut lewat rilisnya ke redaksi Kabargolkar.com.

Pertama, apresiasi pada Pemerintah yang telah membuat jelas dan tegas keputusannya menyangkut wacana yang berkembang belakangan ini sehingga diharapkan tidak lagi menjadi polemik berkepanjangan di masyarakat.

Kedua, keputusan ini tentu diambil berdasarkan kajian mendalam dan komprehensif terkait beragam aspek menyangkut pemulangan. Aspek manfaat dan mudarat tentu sudah ditimbang seksama oleh Pemerintah, utamanya menyangkut perlindungan 260 juta rakyat Indonesia.

Ketiga, walaupun telah memutuskan untuk tidak memulangkan, Pemerintah tetap perlu memantau keberadaan mereka melalui perwakilan RI di Suriah dan Turki. Data terakhir menyebutkan bahwa ada sekitar 689 WNI terafiliasi ISIS berada di Suriah dan Turki.

Keempat, kami yakin Pemerintah memiliki opsi lain yang lebih tepat untuk mengatasi persoalan ini tanpa merugikan negara dan utamanya tanpa mengusik rasa aman seluruh rakyat Indonesia.

Sebagaimana diketahu polemik dari wacana pemulangan WNI Eks ISIS ini menjadi bahan perdebatan di Tanah Air diantara pendukung pemulangan maupun yang kontra. Pemerintaha pun dilematis meyikapi isu ini, mengingat jumlahnya yang sangat signifikan sekitaran enam ratus orang lebih dan dalam kondisi tanpa kwarganegaraan.


Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.