KabarGolkar.com- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Christina Aryani, mengapresiasi keputusan Pemerintah yang tidak akan memulangkan WNI eks kombatan ISIS ataupun yang terlibat jaringan teroris lainnya di luar negeri.
“Apresiasi pada Pemerintah yang telah membuat jelas dan tegas keputusannya menyangkut wacana yang berkembang belakangan ini sehingga diharapkan tidak lagi menjadi polemik berkepanjangan di masyarakat,” kata Christina, dalam keterangan tertulis yang diterima TeropongSenayan di Jakarta, Selasa (11/2/2020). Menurutnya, keputusan Pemerintah itu tentu diambil berdasarkan kajian mendalam dan komprehensif terkait beragam aspek menyangkut pemulangan.
“Aspek manfaat dan mudarat tentu sudah ditimbang seksama oleh Pemerintah, utamanya menyangkut perlindungan 260 juta rakyat Indonesia,” ucap Christina.
Walaupun telah memutuskan untuk tidak memulangkan, Christina berharap, Pemerintah tetap perlu memantau keberadaan mereka melalui perwakilan RI di Suriah dan Turki. Data terakhir menyebutkan bahwa ada sekitar 689 WNI terafiliasi ISIS berada di Suriah dan Turki.
“Kami yakin Pemerintah memiliki opsi lain yang lebih tepat untuk mengatasi persoalan ini tanpa merugikan negara dan utamanya tanpa mengusik rasa aman seluruh rakyat Indonesia,” tutupnya.[teropongsenayan]