Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kesadaran Kolektif Menjadi Kunci Melawan Virus Covid 19
  Bambang Soetiono   14 April 2020
Deni Yusup

Oleh: Deni Yusup*

 

kabargolkar.com, JAKARTA - Wabah yang saat ini melanda Indonesia
dan dunia, mengubah pola prilaku masyarakat untuk siap merespon segala sesuatu yang akan dan bisa saja terjadi kedepan. Mungkinkan wabah ini nanti akan selesai tetapi tidak ada jaminan tidak muncul wabah global yang sama atau wabah lain yang muncul dikemudian hari.

Sebagai bagian dari masyarakat dunia, kita memiliki kehidupan dan pola kehidupan yang berbeda tergantung adat istiadat suatu bangsa. Indonesia selaku negara yang memiliki penduduk yang banyak memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berlimpah tentu memiliki respon emergency yang harus kompleks dalam melihat dan mensikapi wabah yang saat ini melanda Indonesia dan dunia--Covid 19 , WHO menyebutnya dengan istilah itu.

Pemerintah telah melakukan upaya penangulangan yang konprehensif dalam menangulangi wabah ini dari pusat dan daerah, setelah diumumkan 1 Maret, ada pasen positif Ccovid 19.  Sampai hari ini terus meningkat populasi warga yang terjangkit Covid 19. Saat pemerintah melakukan upaya pencegahan dan uapaya penyembuhan bagi masyarakat yang telah positip covid 19.

Pemerintah mendatangkan APD untuk para medis yang bertugas, di sisi lain korban Covid dari hari kehari makin bertambah. Pemerintah mengeluarkan kebijakan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ) DKI selaku episentrum penyebaran Covid 19 setelah keluar ijin pemerintah pusat.

PSBB ini berlaku 14 hari ke depan, Gubernur DKI Anies Baswedan menyatakan ini semua dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan menahan  penyebaran covid yang lebih meluas. Dalam konteks ini kita tidak lupa harus memberikan apresiasi yang besar terhadap perjuangan para tenaga medis yang telah kerja secara maksimal dalam upaya menangulagi pasien-pasien yang terkena virus Covid-19.

Adanya wabah corona ini,menumbuhkan kesadaran kolektif bagi kita untuk melakukan upaya pencegahan. Kesadaran kolektif terhadap wabah ini menjadi keharusan untuk bisa terhindar. Kesadaran kolektif muncul jika semua bisa sama-sama berempati terhadap persoalan ini.

Pemimpin, tokoh masyarakat, tokoh pemuda saat ini ramai-ramai memberikan edukasi terhadap kita semua untuk bisa menjaga kesehatan dan menahan diri untuk tidak keluar rumah sesuai anjuran pemerintah. Ini semua bisa efektif kalau ada kesadaran kolektif setiap warga negara bisa menyadari dampak dari wabah ini. Bukan hanya nyawa yang menjadi taruhanya karena terkena virus, tetapi kehidupan perekonomian secara menyeluruh tekena dampak wabah ini.

Kita semua harus menyadari melakukan hidup sehat, disiplin, peduli lingkungan serta peduli sesama menjadi prasyarat untuk kita cepat bangkit dan bisa melawan wabah ini dengan cepat. Ada kebijakan jaga jarakdirumah saja, hidup sehat, itu menjadi salah satu solusi untuk bisa memutus mata rantai penyebaran virus  saat ini, sebelum ditemukannya vaksin anti virus Covid 19, yang saat ini sedang di teliti dan dikembangakan.

Kegiatan akhir bulan April ini umat islam akan menjalankan ibadah puasa, dan bulan depanya lagi merayakan lebaran Idul Fitri/. Adanya tradisi mudik tidak dilarang tetapi masyarakat dianjurkan sekali untuk tidak mudik. Untuk PNS,TNI dan Polri pemerintah tegas untuk melarang mudik dan kalau melanggar akan kena sanksi

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.