Oleh: Deni Yusuf
Kabargolkar.com - Pemerintah akan melakukan new normal dalam
waktu dekat ini. Rencananya tanggal 5 Juni menjadi awal dari diberlakukanya new normal. Kebijakan ini tidak menghapuskan PSBB tetapi mengaktifkan kembali beberapa aktivitas dengan mengunakan standar kesehatan dan beberapa aturan lainya yang menyertai terhadap kebijakan new normal.
Adanya kebijakan ini sebenarnya menumbuhkan optimisme yang tinggi bagi bangsa ini bahwa dalam masa pandemi. Aktivitas harus tetap dilakukan dengan protokol kesehatan. Ini untuk menumbuhkan bahwa bangsa kita siap melawan corona dengan melakukan aktivitas yang normal yang memperhatikan standar kesehatan agar tidak menimbulkan klaster baru dalam penyebaran virus corona.
Dalam menerapkan kebijakan new normal pemerintah mendapat tanggapan pro dan kontra. Bagi yang kontra pemerintah dipandang salah melakukan kebijakan dalam keadan pandemi dan dipandang lebih mengutamakan faktor ekonomi. Tetapi bagi yang pro, memberlakukan new normal ini dipandang tepat untuk melawan corona dengan melakukan aktivitas dengan protokol kesehatan dan disiplin yang ketat.
Bagi pemerintah, mengaktifkan kembali pusat-pusat bisnis dan aktivitas yang lainya menjadi standar untuk melakukan pola hidup yang baru untuk lebih disiplin dan peka terhadap kesehatan dalam beraktivitas. Dengan beraktivitas mengunakan standar kesehatan bisa menubuhkan rasa optimisme bahwa perekonomian akan tumbuh sambil menungu adanya vaksin anti virus corona.
Bagaimanapun dengan adanya pandemi ini efek terhadap semua lini berdampak. Sektor ekonomi yang paling terdampak perekonomian masyarakat menurun. Perusahan besar dan UMKM semua terimbas dampak pandemi ini.
Kebijakan new normal dengan melakukan aktivitas ekonomi dan aktivitas yang lain dilakukan dengan kedisiplinan yang kuat. Ini bisa menumbuhkan kepercayaan diri dan produktif dalam melangkah kedepan. Mengalahkan rasa cemas dan ketidak pastian karena dampak virus. Sebagaimana kita ketahui vaksin belum ditemukan dalam kondisi seperti ini memang diperlukan terobosan dan mental yang kuat untuk inovasi dan kreatifitas disertai dengan kedisplinan yang kuat melakukan standar kesehatan untuk semua bisa berkativitas.
Penerapan new normal akan diterapkan di beberapa daerah yang penyebaran virusnya rendah. Dengan kesiapan yag dilakukan pemerintah bisa mendorong untuk bisa perekonomian bangkit dan masyarakat melakukan aktivitas ekonominya dan produktif kembali.
Harapan semua orang bahwa pandemi ini akan cepat selesai tetapi dengan menungu tanpa kepastian tidak boleh dilakukan. Jadi memang langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberlakukan new normal telah tepat khususnya disektor perekonomian. Bagaimanpun sektor perekonomian sanggat vital bagi masyarakat.
Selama pandemi ini produksi terhenti, banyak perusahaan merumahkan karyawanya dalam rangka efisiensi, ini tandanya bahwa perekonomian menurun. Solusi yang diterapkan oleh pemerintah dengan menerapkan new normal dipandang tepat dengan aturan yang menyertainya dalam penerapan new normal dibeberapa sektor.
Sebelum penerpan new normal pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan dengan memberikan bantuan tunai dan sembako bagi masyarakat yang terdampak dari pandemi dan melakukan pogram kartu prakerja bagi masyarakat yang memerlukan pekerjaan dan yang terkena PHK. Ini artinya pemerintah hadir bagi masyarakat dalam kondisi krisis kesehatan ini