Oleh: Tayeb Demara
Kabargolkar.com - Ekonomi makro menjadi salah satu cabang ilmu
ekonomi yang perlu dipelajari. Pahami lebih lanjut pengertian ekonomi makro, lengkap bersama ruang lingkup, permasalahan, dan tujuannya. Ekonomi makro merupakan bidang pembelajaran yang luas. Pasalnya, ilmu ini mempelajari ekonomi secara keseluruhan.
Ilmu ini mempelajari perubahan ekonomi yang memengaruhi masyarakat, perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro juga digunakan untuk memengaruhi berbagai kebijakan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja, dan lainnya
Pengertian ekonomi makro merupakan ilmu yang mempelajari perilaku perekonomian secara keseluruhan atau agregat. Ruang lingkup ekonomi makro meliputi kemakmuran dan resesi, output barang dan jasa perekonomian, serta laju pertumbuhan output, inflasi, dan pengangguran; juga neraca pembayaran dan nilai kurs.
Ekonomi makro dapat memberi penekanan pada perilaku dan kebijakan ekonomi yang dapat memengaruhi beberapa kondisi, di antaranya:
- perilaku konsumsi dan investasi
- faktor penentu perubahan
- upah dan harga
- kebijakan fiskal dan moneter
- stok uang beredar
- anggaran belanja pemerintah
- suku bunga
- utang pemerintah.
Dengan demikian, pengertian ekonomi makro fokus dalam membahas berbagai persoalan inti perekonomian secara aktual.
Sangat jelas, ekonomi makro memiliki peran penting karena menyentuh semua aspek kehidupan dan kepentingan masyarakat
Ruang Lingkup Ekonomi Makro
Setiap cabang ilmu ekonomi pasti memiliki ruang lingkup yang menjadi fokus pembahasan. Berikut ruang lingkup ekonomi makro.
1. Menentukan perekonomian negara
Kemampuan negara dalam memproduksi barang dan jasa menjadi salah satu pembahasan ekonomi makro. Jika dirinci, berikut yang menjadi pembahasan:
- pengeluaran pemerintah
- pengeluaran perusahaan atau investasi
- ekspor dan impor
- pengeluaran konsumsi rumah tangga
2. Kebijakan pemerintah
Perekonomian suatu negara mau tidak mau akan berpengaruh terhadap persoalan inflasi dan pengangguran. Untuk menanggulanginya, pemerintah akan mengeluarkan sejumlah kebijakan, baik fiskal maupun moneter.
3. Pengeluaran agregat atau menyeluruh
Masalah ekonomi akan muncul jika pengeluaran tidak mencapai tingkat ideal. Misalnya saja, kesempatan kerja yang baik mampu mengawasi laju inflasi.
Masalah jangka pendek umumnya berhubungan dengan bagaimana mengatur perekonomian dari periode ke periode berikutnya dalam jangka pendek agar terhindar dari masalah. Masalah-masalah yang muncul biasanya seperti berikut.
1. Inflasi, atau naiknya harga-harga komoditi yang disebabkan oleh tidak sinkronnya program sistem pengadaan komoditi dengan tingkat pendapatan masyarakat.
2. Tingkat pengangguran tinggi, yang sejatinya terjadi karena adanya kesenjangan antara penyedia lapangan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan.
3. Neraca pembayaran yang timpang, yang terjadi akibat ketimpangan catatan transaksi ekonomi internasional suatu negara terhadap negara lain dalam kurung waktu tertentu, umumnya selama satu tahun.
Sementara masalah jangka panjang berhubungan dengan bagaimana mengatur perekonomian agar tetap berada dalam kondisi selaras antara beberapa faktor di antaranya seperti berikut:
- pertumbuhan jumlah penduduk
- peningkatan kapasitas produksi
- ketersediaan dana untuk investasi.
Kebijakan ekonomi makro yang diterapkan memiliki tujuan tertentu untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul