Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk membangun praktik politik yang lebih sehat. Politik yang tidak sibuk mengecilkan orang lain, tetapi membesarkan manfaat. Politik yang tidak gemar menghapus jejak kerja, tetapi berani mengakui kebaikan meskipun datang dari orang yang mungkin tidak selalu sejalan. Politik yang tidak menjadikan perempuan hanya sebagai objek penilaian, tetapi menghormati mereka sebagai subjek pengabdian.
Atas nama kebenaran, atas nama keadilan pengetahuan, dan atas nama suara perempuan yang harus saling menguatkan dalam ruang pengabdian, saya menyatakan: kiprah Hj. Sari Yuliati untuk NTB adalah nyata, penting, dan layak dihormati.
Semoga beliau terus diberi kesehatan, kekuatan, dan kelapangan hati untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat NTB. Dan semoga ruang politik kita semakin matang: berani mengkritik, tetapi juga jujur mengakui prestasi.
Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H.
Ketua DPRD Provinsi NTB
Kader Partai Golkar