Catatan Ringan: Surat Terbuka untuk Gubernur DKI Jakarta
Oleh Bambang Soetiono · · Opini
Rapid test Covid19 untuk seluruh warga amat ditunggu warga Jakarta, termasuk saya. Bukan hanya warga yang berstatus ODP atau PDP tapi juga warga yang tampak sehat pun ingin ditest. Jika kami harus ke Rumah Sakit untuk melakukan test mandiri, ada kekuatiran dapat tertular melalui dropled yang mengandung virus Covid19 dari ODP atau PDP yang ada di rumah sakit.
Saya membaca Pemprov DKI telah memberikan bantuan puluhan miliar ke daerah lain yang sedang tertimpa musibah. Lantas, kenapa Pemprov DKI tidak bisa menyediakan anggaran beberapa miliar untuk pelayanan Rapid Test Covid 19 kepada seluruh warga Jakarta secara umum melalui Pengurus RT/RW Atau melalui ibu ibu PKK yang ada di seluruh wilayah DKI Jakarta?
Saya tahu, Rapid Test Covid19 membutuhkan biaya besar, dan saat ini tak tercatat di APBD tahun 2020. Untuk itu, saya berharap Pemprov DKI saat ini sedang membahas APBD-P 2020 untuk melakukan APBD Perubahan dan selanjutnya disampaikan ke DPRD untuk dibahas dan dimintakan persetujuannya. Semoga program Rapid Test Covid19 dapat dimasukkan dalam APBD-P tahun 2020.
Pak Anies yang saya hormati, apa yang saya sampaikan di atas tak mengurangi apresiasi saya atas apa yang sudah bapak kerjakan dalam menangani dan mencegah penyebaran virus Corona (Covid19) di wilayah Provinsi DKI Jaya. Tak kalah dengan Presiden Jokowi, saya pun memuji atas apa yang sudah dilakukan Bapak dan seluruh jajaran Pemprov DKI, termasuk menyiapkan 220 kamar gratis bagi seluruh petugas kesehatan baik dari RSUD milik Provinsi Jakarta maupun dari RS swasta yang menangani pasien covid19.
Demikian, atas perhatian Bapak, saya ucapkan terimakasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hormat saya,
Lalu Mara Satriawangsa
Warga DKI Jakarta