Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Komisi 1 dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Christina Aryani berharap Pemerintah merangkul keterlibatan kelompok kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam penanggulangan wabah pandemik Covid-19.
Seperti diketahui penggunaan Masker kain yang peruntukannya buat Masyarakat umum sangat dibutuhkan dalam skala besar, mengingat sampai saat ini masih sangat minim produksinya.
"Seperti pembuatan masker kain yang memang dibutuhkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk disalurkan kepada masyarakat luas dan untuk pembagiann bisa disatupaketkan dalam bantuan paket sembako," jelas legislator dapil Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan ini seperti yang kami kutip dari laman Rakyat Merdeka, Jumat, (17/4/2020).
Sebagaimana diketahui penggunaan masker N95 yang sebelumnya lazim dipakai oleh berbagai kalangan, namun setelah gejala peyebaran Coronavirus semakin masif untuk tidak lagi dipergunakan oleh masyarakat umum dan khusus petugas kesehatan saja yang diwajibkan memakainya mengingat masker jenis ini masuk kedalam perangkat Alat Perlengkapan Dokter (APD), sementara masyarakat diwajibkan memakai masker berbahan kain.
Lebih lanjut, Christina yang juga aktif di UMKM menilai, koperasi UMKM yang bergerak di bidang pangan pokok juga perlu dirangkul untuk memenuhi kebutuhan bantuan bahan pokok program Pemerintah.
Ia mengakui, pemerintah telah melakukan berbagai upaya membantu para pelaku UMKM di tengah pandemi covid-19, melalui berbagai program bantuan.
Berbagai skema bantuan itu meliputi restrukturisasi pinjaman mulai dari pengurangan bunga maupun penundaan pembayaran cicilan, bantuan langsung tunai, penghapusan pajak selama 6 bulan, dan kartu pra kerja.
Situasi pandemi ini kata dia, adalah masa yang sulit, karena semua sektor terdampak dan pergerakan manusia dibatasi. Sehingga menurutnya tidak ada preseden penanganan yang cepat dan sudah teruji.
"Namun demikian, menilik dari program bantuan sosial yang dilakukan olleh Pemerintah sudah tepat. Hanya kami menghimbau agar eksekusi program dapat dijalankan sesegera mungkin agar dampak pandemi bisa ditekan lebih cepat," tutur Christina.