kabargolkar.com - Anggota Komisi VII DPR RI H. Rudy Mas’ud, SE, atau biasa disebut HARUM, mempertanyakan SKK Migas terkait banyaknya insiden kebakaran yang terjadi di berbagai kilang minyak dan gas bumi dalam negeri. Seperti yang terjadi di PHKT (Pertamina Hulu Kalimantan Timur), Kalimantan Timur beberapa waktu lalu, serta di Blok Bawean, Jawa Timur.
“Saya melihat banyaknya insiden kebakaran, termasuk di Kalimantan Timur, PHKT ini merupakan fatality incident, kebakaran aset negara. Tentu proses safety-nya harus bisa diaudit dan diklaster oleh K3S Migas yang punya track record safety jelek. Kita bisa belajar dari Deepwater Horizon, kenapa masih ada kejadian seperti ini di kegiatan K3S,” ujar HARUM saat RDP secara virtual Komisi VII DPR RI dengan SKK Migas, Selasa (28/4/2020).
Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga mempertanyakan kemungkinan adanya hubungan atau korelasinya dengan anggaran. Ia menilai, saat pandemi seperti ini, terjadi peristiwa kebakaran, seharusnya koordinasi antara K3S bisa lebih fleksibel, bisa bertransformasi menciptakan fasilitas bersama. Serta bagaimana bisa melakukan effort atau upaya bersama menanggulangi terjadinya kecelakaan-kecelakaan kerja termasuk terjadinya kebakaran.