KabarGOLKAR.com - Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Azis Syamsudin mengatakan, seluruh parlemen ASEAN (ASEAN Inter-Parliamentary Assembly/AIPA) sepakat menyelesaikan pandemi Covid-19 dan konflik Laut China Selatan secara bersama-sama.
Hal itu diungkap Azis yang menghadiri Second Plenary dan penutupan General Asembly secara virtual. Sidang membahas persoalan yang menjadi perhatian bersama ASEAN, seperti peningkatan kerja sama penanganan Covid-19 dan isu tensi di Laut China Selatan.
"Seluruh anggota Sidang Ke-41 AIPA sepakat menyelesaikan pandemi Covid-19 beserta dampaknya baik dari penanggulangan Covid-19 serta kerja sama terkait pembuatan dan distribusi vaksin,” kata Azis, Kamis (10/9).
Wakil ketua umum Partai Golkar itu menyatakan, dengan demikian diharapkan pemulihan ekonomi di ASEAN ke depan dapat kembali normal. “Sesuai dengan cita-cita masyarakat ekonomi ASEAN (MEA),” ujar legislator dari Lampung itu.
Azis menambahkan terkait konflik Laut China Selatan delegasi negara-negara ASEAN sepakat menciptakan perdamaian, meredakan ketegangan, melakukan langkah-langkah kerja sama multilateral dalam menjunjung penerapan hukum internasional termasuk United Nations Convention on The Law of The Sea (UNCLOS) 1982. “Kami berharap semua pihak yang terlibat sengketa Laut China Selatan, dapat memprioritaskan pendekatan multilateral dalam mencari solusi terbaik demi terwujudnya sentralitas ASEAN yang damai, aman, stabil dan sejahtera,” harapnya.
Mantan ketua Komisi III DPR itu menambahkan bahwa selain Covid-19 dan Laut China Selatan, berbagai resolusi telah diambil dalam sidang ke-41 AIPA ini, seperti pada bidang ekonomi, sosial, organisasi, wanita, dan parlemen muda.
Mantan ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu berharap hasil seluruh kesepakatan dapat diimplementasikan di setiap negara anggota AIPA guna membangun ASEAN yang lebih baik menjadi kohesif dan responsif. “Serta menjunjung sentralitas ASEAN dalam mewujudkan wilayah Indo-Pacific yang inklusif,” tuntasnya. (jpnn)