Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Mukhtarudin Ingin Pemerintah dan DPR Duduk Bareng, Soal Apa?
  Kabar Golkar   17 November 2020
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhtarudin ( foto: istimewa )

Kabargolkar.com- Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Mukhtarudin mendesak, pemerintah dan DPR duduk bareng agar industri otomotif bisa berjalan sebagaimana mestinya terkait usulan Kemenprin meminta pajak 0 % bagi mobil baru.

"Usulan Kemenperin, jika usulan tersebut dijalankan pemulihan ekonomi di sektor industri otomotif akan jauh lebih terasa dampaknya, karena melibatkan banyak pelaku usaha dalam negeri termasuk sektor IKM," kata Politikus Golkar itu, Senin (16/11/2020).

Kenyataannya, keinginan itu ditolak oleh Menkeu Sri Mulyani dengan alasan, Bendahara Negara itu ingin insentif pajak bagi industri diberikan secara luas dan merata. "Pemberian relaksasi pajak mobil baru ini merupakan upaya menstimulus pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi Covid-19," katanya.

Mukhtarudin mengatakan, Kemenkeu sebaiknya bisa kembali mempertimbangkan dengan melakukan kalkulasi lagi terhadap usulan pemberlakuan pajak nol persen mobil baru tersebut atau memberikan insentif lainnya yang bisa secara langsung dirasakan oleh para pelaku industri otomotif di dalam negeri.

"Dengan bergerak industri otomotif, maka akan mengurangi angka pengangguran. Selain itu, industri-industri kecil dan menengah seperti sparepart mobil atau ban yang terkait dengan otomotif juga akan ikut tumbuh dan berkembang," katanya.

sumber

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.