Kabargolkar.com - Fraksi Partai Golkar di Badan Legislasi (Baleg) DPR menyinggung soal kepulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat menyoroti Rancangan Undang-undang Badan Pembina Ideilogi Pancasila (BPIP), yang sebelumnya bernama RUU Haluan Ideologi Pancasila, dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021.
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo berharap pembahasan RUU HIP tidak menambah polemik di tengah masyarakat.
"Berikutnya nomor 14 [RUU HIP], situasi kondisi politik dengan pulangnya Habib Rizieq masih menimbulkan pro dan kontra. Bahkan, sekarang ini sudah ramai sampai tingkat daerah yang mendukung dan yang kontra. Karena itu, mengharapkan dalam pembahasan RUU ini jangan menimbulkan pro-kontra," ujar Firman dalam Rapat Baleg, Selasa (24/11/2020).
Ia pun menyatakan pihaknya ingin melihat lebih dahulu terkait draf rancangan regulasi tersebut. Menurutnya, Golkar belum sepakat bila tidak terjadi perubahan fundamental dalam draf RUU BPIP.
"Ini penting sebelum kita menyepakati. Tentu Golkar ingin dengar perubahannya seperti apa? Fundamental enggak? Kalau masih seperti yang lalu Golkar belum sepakat dengan RUU HIP masuk Prolegnas 2021. Masih ada waktu ini," Tutup Legisalator Jateng tersebut.