Kabargolkar.com - Hari Hutan se Dunia adalah hari yang diadakan dengan tujuan untuk saling berbagi visi dan misi mengenai hal yang berkaitan dengan hutan dan pohon, perubahan iklim, dan strategi yang harus dilakukan.
Hari Hutan se Dunia diperingati pada tanggal 21 Maret ini setiap tahunnya. Bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan Bhakti Karya Desa Cinta Karya Kecamatan Parigi Pangandaran, Legislator Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengadiri peringatan hari Hutan se Dunia.
Seusai menghadiri Pameran dan Fashion Show Batik Shibori di SMK Bakti Karya, Agun Gunandjar mengapresiasi kegiatan peringatan hari Hutan yang kebetulan dilaksanakan di salah satu Kabupaten daerah pemilihannya tersebut, yang menurutnya alam raya ini termasuk hutan di dalamnya adalah titipan bagi Manusia itu sendiri untuk bisa menjaga kelestariannya.
" Sesungguhnya apabila kita semua baik penyelenggara negara maupun warganegara konsisten dengan perintah sang khalik, Tuhan Yang maha kuasa, pemilik dan penguasa Alam jagad raya, yang memberi jaminan kebahagian terhadap seluruh umatnya dengan memanfaatkan, menjaga dan merawatnya, Insya Allah tidak akan terjadi berbagai musibah dan malapetaka di muka bumi ini, termasuk di Indonesia,'' Tukas Wakil Ketua DEPINAS SOKSI periode 2020-2025 tersebut dalam keterangan tertulisnya yang kami terima, Senin (22/3/2021).
Lebih jauh Anggota Fraksi Partai Golkar sejak 1997 ini, juga memberikan sebuah pesan kepada semua kalangan bahwa keberadaan Hutan merupkaan sebuah warisan yang perlu lestari untuk sampai kepada generasi yang akan datang, baginya momentum hari hutan se Dunia harus dihayati dengan segenap jiwa dan raga sesuai fungsinya masing masing.
" Perlakukanlah Alam dan Hutan, yang pada hari ini kita peringati sebagai hari hutan sedunia dengan segenap jiwa dan raga sesuai fungsinya masing masing. Bukan hanya untuk memanfaatkannya saja, lebih dari itu harus dijaga dan dirawat, apalagi dirusak dan dimatikan. Hidup adalah perjalanan waktu, kita yang ada hari ini harus bisa memberi legacy baik buat generasi berikutnya untuk juga bisa hidup dari Alam dan hutan, sebagai ekosistem kehidupan Manusia,'' Ungkap Kang Agun sapaan akrabnya.
Apresiasi SMK Bhakti Karya Pangandaran
Pada kesempatan ini pula, Agun Gunandjar memberikan apresiasi tinggi kepada Sekolah Menengah Kejuruan Bhakti Karya, dimana selain sebuah sekolah yang memberikan pendidikan keahlian dan kejuaruan, juga memprakttekan nilai nilai persamaan dengan menciptakan sebuah laboratorium multikultural yang berisikan warna warni Indonesia.
" Ini sangat membuat saya berbangga dan tentu apresiatif dengan hadirnya sebuah SMK, dimana dalam praktiknya bukan mengajarkan keahlian dan kejuruan saja, namun bisa menciptikan sebuah ruang laboratorium Multikultural dengan latar budaya dan keragaman lainnya dari hampir pelosok Indoensia ada disini (Bhakti Karya), Tambah Agun Gunandjar.
" SMK Bhakti karya adalah sekolah yang menghargai dan menghormati Alam dengan segala keragamannya, demikian halnya dengan Siswa siswanya yang berasal dari seluruh warga anak bangsa, saat ini ada siswa dari 22 provinsi dari seluruh privonsi yang berbeda agama dan sukunya. Makanya pantas menyandang sekolah multikultural,'' Pungkas Kang Agun Gunandjar.