Kabargolkar.com - Tak hanya menggunakan mobil dinasnya untuk mengangkut tabung oksigen bagi masyarakat isolasi mandiri, Wakil Ketua DPRD Karanganyar Anung Marwoko rela keluarkan uang pribadi memborong dagangan pedagang kecil, lalu disalurkan ke masyarakat.
Melansir laman Jawapos.com, Senin (26/7/2021), Politikus partai Golongan Karya tersebut mengaku pada 2020 lalu sempat mendapatkan dana aspirasi bersumber dari Alokasi Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD). Namun, tahun ini nihil dana aspirasi.
”Terus terang saya kasihan dengan masyarakat, terutama mereka yang bekerja sebagai pedagang dan pelaku UMKM. Di PPKM ini, banyak pedagang yang mengeluh pendapatannya menurun. Apalagi sistem take away, rata-rata memilih tutup,” ucap Anung.
Untuk itu, Anung berinisiatif berdonasi melalui rekening yang telah dia siapkan sebagai wadah.
”Kenyataannya memang seperti itu. Saya tidak dapat dana aspirasi nggak apa-apa. Kebetulan saya membentuk tim relawan juga. Alhamdulillah mereka bisa saya ajak membantu masyarakat terdampak pandemi. Untuk urusan tabung gas sendiri, untuk donasi nasi juga sendiri. Banyak temen – temen dari Jakarta, Bandung dan beberapa kota besar yangikut berdonasi,” terangnya.
Dia berharap aksinya memberikan motivasi bagi anggota DPRD lainnya untuk membantu masyarakat.
”Kemarin saya borong rica-rica menthok. Saya minta buatkan lauk, dan kami bagikan ke masyarakat. Alhamdulillah, pedagang bisa senang dan masyarakat lainnya ikut menikmati,” imbuhnya.
Warga Mojogedang Aribowo mengapresiasi aksi tersebut. ”Ya setidaknya masyarakat bisa terbantu, mudah mendapatkan oksigen. Pedagang-pedagang juga mendapatkan rezeki. Warga yang isoman juga fokus menjalani proses isomanya,” singkat Ari.
Pedagang rica mentok Mojogedang Hadi Sudino mengaku selama pandemi omzetnya turun 70 persen.
”Sebenarnya kami juga melayani sstem take away. Tapi kadang pelanggan itu penginnya makan di tempat. Dengan aturan PPKM darurat, banyak pelanggan yang tidak mau datang,” terang Hadi