Kabargolkar.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan pandemi Covid-19 dapat menjadi momentum untuk mendukung para ilmuwan dalam negeri yang dapat menghasilkan obat dan alat kesehatan. Hal itu sesuai yang diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.
“Ini momentumnya. Kami semua di Satgas akan mendukung siapa saja yang menghasilkan obat dan alkes dalam negeri yang berguna bagi penanganan pandemi Covid-19," tegas politisi Partai Golkar itu.
Hal itu diungkpkannya saat Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI menggelar kunjungan ke Klinik Hayandra dalam rangka meninjau metode terapi aaPRP (autologus activated platelet-rich plasma) untuk penderita Covid-19. Dasco mengapresiasi Klinik Hayandra yang telah berhasil mengembangkan teknologi metode terapi aaPRP untuk penderita Covid-19.
Dijelaskan bahwa Klinik Hayandra.telah membawa Terapi aaPRP ini memasuki tahap uji klinis fase ke-3 diperuntukkan untuk terapi pasien Covid-19 . Diyakini karena relatif murah dan teknologinya cukup sederhana maka terapi ini akan mudah diterapkan oleh rumah-rumah sakit serta sudah ada izin-izinnya. Terapi ini diharapkan dapat membantu mempercepat kesembuhan pasien Covid-19.
Sementara itu, dr Karina menjelaskan terapi aaPRP bekerja untuk menurunkan badai sitokin dengan antiinflamasi yang terkandung di dalam trombosit pasien. Selain itu, diharapkan terjadi perbaikan sel-sel yang rusak akibat virus corona.Dari hasil uji klinis fase 1 dan 2, pihaknya menemukan ada penurunan angka kematian pada pasien gejala berat hingga kritis.
"Sebelumnya, terapi Covid-19 ini sudah banyak digunakan di seluruh Indonesia untuk banyak kasus termasuk anti aging, pain management, ortopedi dan lain-lain. Tapi indikasi untuk penggunaan Covid-19, ini yang baru," tutup dr Karina.