“Pastinya untuk Indonesia,” tuturnya. “Setiap pendapat bagi MPR harus kia hargai sebab negara ini berdasarkan demokrasi,” tambahnya.
MPR di masa kepemimpinannya diakui oleh Bambang Soesatyo juga terdampak dengan adanya pandemi Covid-19. Meski demikian, derap, dinamika, dan kerja di MPR terus berjalan. “Selama pandemi Covid-19 kita tetap melaksanakan tugas-tugas MPR,” tuturnya.
Tugas yang ada dilakukan secara daring dan luring. “Kita setiap hari mengadakan Sosialisasi Empat Pilar dengan daring dengan berbagai komponen bangsa,”ujarnya. “Bila kita mengadakan pertemuan secara tatap muka, kita menerapkan sistem protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.*