kabargolkar.com, BANGLI - Turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Bali dari level 4 ke level 3 turut mendapat perhatian dari Pimpinan DPRD Kabupaten Bangli.
Kepada balipuspanews.com, Jumat (17/9/2021), Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Budiada menilai turunnya level PPKM tidak terlepas dari adanya kerja keras seluruh masyarakat Bali, dan khususnya masyarakat yang ada di Bangli dalam penerapan prokes.
“Yang pertama patut kita syukuri, Bali yang kemarin notabene termasuk PPKM dalam kategori level 4, kini telah turun satu level menjadi level 3,” ujar Budiada.
Politikus Partai Golkar ini berharap, apa yang telah dicapai khususnya di dalam masa PPKM ini dapat dipertahankan serta ditingkatkan untuk perkembangan segala sektor kedepannya.
“Ini merupakan kerja keras dan kerja berat, namun harapan kita semua, prokes ini dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan lagi, sehingga level PPKM bisa kembali turun,” harap Budiada.
Wakil Ketua Dewan asal Desa Satra, Kecamatan Kintamani ini juga menegaskan, apabila nantinya penerapan prokes dalam PPKM ini dapat dipertahankan atau ditingkatkan lagi, tidak dipungkiri nantinya level PPKM akan trus mengalami penurunan ke level selanjutnya.
Sehingga, dengan demikian tentu akan berdampak salah satunya kepada perkembangan pariwisata yang baru-baru ini mulai kembali diberikan izin beroperasi oleh pemerintah dengan penerapan prokes ketat.
“Walaupun nantinya tidak dapat beraktivitas 100 persen, setidaknya hal ini dapat mulai menggerakkan kembali roda perekonomian yang terpuruk akibat pandemi,” sebutnya.
Di sisi lain, Budiada yang juga Bendahara DPD II Golkar Bangli ini berpesan, menjelang pembukaan obyek wisata yang ada di Bangli, pegiat/pelaku pariwisata diminta untuk mempersiapkan segala sesuatunya agar nanti ketika pariwisata resmi dibuka semuanya sudah siap sesuai standar operasi.
“Sehingga dengan demikian pada saatnya pariwisata di Bangli sudah resmi dibuka, semua hal sudah siap. Dan, hanya tinggal meningkatkan saja prokes-prokes dan juga instruksi-instruksi terkait PPKM di wilayah Bangli,” tutupnya.