Kabargolkar.com - Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengatakan kerjasama AUKUS telah melanggar kesepakatan terkait Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT). Karena itu, dalam hal ini, pemerintah perlu mengambil sikap tegas.
“Politik bebas aktif kan memang kita pegang teguh selama ini, tapi kalau mau jujur relevan nggak sih dengan situasi saat ini. Ini kan sebetulnya bukan harga mati, bapak (Wamen) bisa memberikan masukan masukan kepada Presiden apakah ini masih relevan dengan saat ini," kata Christina.
Dia menambahkan, dalam ranah kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, tidak pernah dimaknai tidak mampu mengambil sikap yang jelas dan tegas atas berbagai dinamika dan perkembangan. Terlebih lagi, jika dinamika tersebut berpotensi mengancam keamanan bagi stabilitas di kawasan.
“Jangan karena kita berada di comfort zone dengan keterbatasan kita, lalu kita tidak mau melihat kemungkinan lain di luar sana, jika kita sedikit menentukan pilihan entah ke kiri atau ke kanan. Nah ini kita butuh pendapat pak Wamen," imbuh Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI itu.