Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Cerita Dedi Mulyadi Lewati Rute Garut Selatan saat Jemput Santriwati Korban Rudapaksa
  Nyoman Suardhika   18 Desember 2021
Credit Photo / Youtube

Kabargolkar.com - Empat korban rudapaksa yang dilakukan Herry Wirawan yang berdomisili di salah satu kecamatan
di Kabupaten Garut akan segera kembali bersekolah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Hikmat, kepala desa di salah satu Kecamatan di Kabupaten Garut. Menurutnya keempat korban yang merupakan warganya sudah sepakat diangkat menjadi anak oleh Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

"Untuk sekarang yang jelas berhenti dulu (sekolah), tapi kemarin kan udah komitmen dengan Kang Dedi, sepakat untuk dijadikan anak angkat," ujarnya seperti yang kami kutip dari laman Tribunjabar.id, Jumat (17/12/2021).

Hikmat menjelaskan keempat anak tersebut akan kembali bersekolah jika proses trauma healing sudah dirasa cukup dan anak sudah siap untuk kembali ke sekolah.

Lokasi sekolah pun menurutnya sepenuhnya ditetapkan oleh Dedi Mulyadi.

"Anak-anaknya kan juga mau, tidak disuruh sama orangtuanya tapi mereka mau ikut Kang Dedi," ucapnya.

Sebelumnya Anggota DPR RI Dedi Mulyadi telah menemui secara langsung para korban rudapaksa Herry Wirawan di Garut Selatan pada Sabtu (11/12/2021) malam.

Kediaman para korban rudapaksa guru satu pesantren ini jauh di pelosok, dari satu kota di Garut Selatan pun harus menempuh perjalanan selama tujuh jam.

"Saya baru menengok mereka tadi malam. Perjalanannya sangat jauh. Dari kota di Garut selatan saja menuju kampung mereka memakan waktu tujuh jam. Dan hanya bisa diakses oleh sepeda motor karena jalannya tidak begitu bagus," kata Dedi Mulyadi, Minggu (12/12/2021).

Untuk memenuhi keinginan para korban agar bisa tetap bersekolah, Dedi Mulyadi menyatakan kesiapannya menjadi orangtua angkat, termasuk membiayai semua kebutuhan sekolah mereka.

"Bahkan ada beberapa santriwati yang ingin ikut ke Purwakarta untuk sekolah dan masantren (pesantren). Akhirnya saya ajak mereka ke sana karena saya juga punya pesantren. Para orangtuanya sudah mengizinkan," kata Dedi Mulyadi.

Cerita Dedi Mulyadi Datangi Rumah Korban

Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menemui secara langsung para korban rudapaksa Herry Wirawan di Garut Selatan, Sabtu (11/12/2021) malam.

Kediaman para korban rudapaksa guru satu pesantren ini jauh di pelosok, dari satu kota di Garut Selatan pun harus menempuh perjalanan selama tujuh jam.

"Saya baru menengok mereka tadi malam. Perjalanannya sangat jauh. Dari kota di Garut selatan saja menuju kampung mereka memakan waktu tujuh jam. Dan hanya bisa diakes oleh sepeda motor karena jalannya tidak begitu bagus," kata Dedi Mulyadi, Minggu (12/12/2021).

Menurut Dedi Mulyadi, para korban ketika ditengok sudah dalam keadaan baik-baik. Perlahan-lahan mereka bisa menjalani kehidupan normal. Meski ada beberapa di antara mereka masih sedikit trauma.

"Tapi rata-rata mereka (para korban) sudah mulai membaik. Mereka ingin kembali lagi ke sekolah," kata Dedi Mulyadi yang sudah lama dikenal sebagai sosok yang peduli rakyat kecil ini.

Untuk memenuhi keinginan para korban agar bisa tetap bersekolah, Dedi Mulyadi menyatakan kesiapannya menjadi orangtua angkat, termasuk membiaya semua kebutuhan sekolah mereka.

"Bahkan ada beberapa santriwati yang ingin ikut ke Purwakarta untuk sekolah dan masantren (pesantren). Akhirnya saya ajak mereka ke sana karena saya juga punya pesantren. Para orangtuanya sudah mengizinkan," kata Dedi Mulyadi.

Dedi mengatakan, para korban rudapaksa guru pesantren di Bandung itu sebagian besar berasal dari Garut selatan. Sisanya dari daerah lain.

"Sebenarnya korbannya bisa lebih dari belasan orang. Namun ada beberapa orangtua yang masih tidak percaya," kata Dedi.

Menurut Dedi Mulyadi, para korban mayoritas dari Garut selatan karena memang pelakunya Herry Wirawan ini berasal dari Garut selatan.

Herry Wirawan sengaja mencari korban dari kampung pedalaman di Garut selatan karena dianggap lugu

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.