Kabargolkar.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diminta Wakil Ketua Komisi IV, Dedi Mulyadi untuk fokus pada dua hal.
Dua hal yang dikatakan Dedi Mulyadi itu pertama, menjaga yang sudah ada seperti gunung, sungai dan hutan agar terus berkesinambungan tidak ada lagi perusakan, penebangan, pencemaran hingga penambangan baru.
Kemudian yang kedua, terang Dedi Mulyadi, melakukan recovery seperti gunung, aliran sungai dan hutan yang sudah rusak.
“Kalau dua-duanya terus berjalan tidak akan pernah selesai. Kita lingkungan hidup recovery yang baru kemudian membangun kerusakan baru," kata Dedi Mulyadi saat rapat kerja dengan Menteri KLHK Siti Nurbaya di DPR RI, Selasa 25 Januari 2022.
"Di sinilah peta data mulai kita petakan wilayah mana yang akan fokus recovery dan wilayah mana yang harus dijaga,” tambah mantan Bupati Purwakarta itu.
Dedi Mulyadi juga menilai, saat ini keberadaan KLHK saat ini mendapat perhatian publik terutama generasi Z terhadap isu lingkungan.
Dalam melakukan upaya tersebut, Dedi Mulyadi mengajak Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya untuk berbicara terbuka.
“Menurut saya ke Bu Menteri (Siti Nurbaya) ayo kita berbicara terbuka. Kalau tidak di forum seperti ini enggak apa-apa di forum tertutup," kata Dedi Mulyadi.
"Apa sih problem yang dihadapi kok tidak berubah itu lagi, itu lagi. Kok perasaan lingkungan makin rusak bukan semakin baik. Kita bicara terbuka,” pungkasnya.