Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ketua Komisi II DPR Sebut Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 Cukup Berat
  Irman   12 Februari 2022
Ketua Komisi II DPR Sebut Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 Terlalu Berat

Kabargolkar.com - Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung ingin melakukan penyempurnaan regulasi yang terkait dengan kepemiluan. Termasuk mengatur satu rezim pemilu serta tata soal keserentakannya.

“Negara kita memang agak unik. Di mana-mana, secara teori, sebetulnya kalau kita bicara tentang regulasi itu harus ada satu rezim saja. Sedangkan di Indonesia ada dua rezim, yaitu rezim pemilu dan rezim pemilihan,” kata Doli Kurnia, dikutip dari Antara, Jumat (11/2).

Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika memberi paparan dalam webinar bertajuk ‘Seleksi KPU-Bawaslu di DPR: Memilih Penyelenggara Pemilu Terbaik dan Terpercaya’ yang disiarkan di kanal YouTube PARA Syndicate.

Indonesia memiliki dua rezim, yakni rezim pemilihan umum (pemilu) yang mengacu pada periode pemilihan presiden dan wakil presiden, serta pemilihan legislatif. Kemudian rezim pemilihan kepala daerah (pilkada) yang mengacu pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan bupati, serta pemilihan wali kota.

Doli Kurnia mengatakan, pihaknya ingin melakukan penyempurnaan dengan mengubah rezim pemilihan di Indonesia menjadi satu rezim dan mengatur ulang tata keserentakan yang berlangsung.

Menurut dia, pemilihan serentak yang akan berlangsung pada 2024 nanti memiliki beban yang terlalu berat.

"Pelaksanaan pemilu yang tiga jenis pemilu di tahun yang sama, menurut kami itu sebenarnya bebannya terlalu berat. Bukan hanya untuk penyelenggara pemilu, tetapi buat kita semua termasuk masyarakat," ucapnya.

Dia khawatir, apabila ketiga jenis pemilu tersebut berlangsung pada tahun yang sama, masyarakat dapat mengalami kejenuhan. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pihaknya perlu melakukan penyempurnaan dan mengatur kembali kapan idealnya pemilu diselenggarakan.

"Kita belum boleh puas terhadap bangunan sistem politik dan demokrasi kita, termasuk sistem pemilu. Masih banyak hal yang harus kita sempurnakan dan kesadaran ini muncul di Komisi II DPR," tutur Doli Kurnia. (suara.com)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.