Kabargolkar.com - Komisi I DPR berharap pemerintah menjamin keselamatan ratusan WNI (Warga Negara Indonesia), yang saat ini berada di Ukraina di tengah invasi Rusia.
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), untuk terus memantau perkembangan yang ada di Ukraina.
Bagi politikus Partai Golkar ini, keselamatan WNI adalah hukum tertinggi yang mesti diupayakan sungguh-sungguh.
“Oleh karena itu, saya meminta Kemenlu sebagai mitra pemerintah kami untuk terus memantau perkembangan yang ada di Ukraina, terutama terkait kondisi dan keselamatan WNI kita di sana," kata Meutya dalam keterangan persnya, Selasa (1/3/2022).
Meutya mengatakan, Kemenlu harus bisa memastika keselamatan WNI di Ukraina agar tetap aman, termasuk mempersiapkan evakuasi.
"Mengingat krisis yang ada dapat berkembang menjadi lebih buruk dalam waktu yang cepat," ujarnya.
Selain itu, Meutya juga meminta KBRI Kemlu untuk menyusun rencana kontingensi dengan KBRI di kota-kota lain seperti Warsawa, Bratislava, Bucharest, dan Moskow untuk memberikan perlindungan bagi WNI di Ukraina.
"Dalam kasus Rusia-Ukraina, saya berharap Indonesia dapat memainkan peranannya dalam meredakan konflik yang ada saat ini, antara Rusia dan Ukraina mengingat Indonesia memiliki sejarah hubungan luar negeri yang baik dengan kedua belah negara tersebut," pintanya.
Sikap Indonesia, kata Meutya, harus mendorong penegakan prinsip internasional.
"Terutama soal penghormatan atas keutuhan dan kedaulatan wilayah," tutupnya.