kabargolkar.com, SIANTAR - Dalam rangka melakukan ‘Jaring Aspirasi’, Fraksi Partai Golkar DPRD
Kota Siantar audiensi dengan Sanggam Siahaan selaku Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPNP), Senin (14/3/2022).
Pertemuan yang dilakukan di ruang kerja Rektor itu mengalir hangat dan dengan rasa kekeluargaan. Sejumlah hal dibicarakan dan disepakati, demi menjalin sinergisitas antara dua lembaga tersebut termasuk di bidang kewirausahaan.
Sanggam menyampaikan saat ini, ada 3.000 orang lebih mahasiswa-mahasiswi yang kuliah di kampus itu dengan 3 Fakultas. “Saat ini, kurang lebih ada 1.000 orang mahasiswa asal Siantar yang kuliah di UHKBPNP,” sebutnya memulai pembicaraan.
Sambungnya, UHKBPNP memiliki sumber daya yang mumpuni, dengan buah pemikiran yang pastinya untuk membangun Siantar. Sementara Humas UHKBPNP, Rindu Marpaung menyampaikan, kampus tersebut memberikan kontribusi kepada Siantar, dengan pembayaran pajak sebesar Rp 140 juta per tahunnya.
Selain itu, lanjut Rindu, di lokasi kampus terdapat salah satu umbul mata air yang digunakan Perumda Tirtauli dengan sistem kontrak per 5 tahun dengan nilai yang tidak relevan di era saat ini.
“Artinya, kampus UHKBPNP memiliki andil memberikan sumber air yang digunakan kepada masyarakat di Siantar, padahal jumlah nilai kontraknya tidak relevan dengan besar air yang diberikan. Padahal, untuk pembayaran air di kampus ini saja perbulannya hampir Rp 15 juta,” ujarnya.
Usai pemaparan, Rindu berharap kepada Fraksi Partai Golkar DPRD Siantar agar memperjuangkan bantuan beasiswa dari Pemko Siantar maupun sejumlah instansi kepada mahasiswa di kampus tersebut.
Rindu juga berharap kepada Fraksi Partai Golkar untuk melibatkan UHKBPNP dalam sejumlah kegiatan di DPRD maupun Pemko Siantar. Suasana perbincangan antara Fraksi Partai Golkar DPRD Siantar dengan Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Sanggam Siahaan.
“Kampus ini satu-satunya yang memiliki jurusan PGSD. Bagaimana UHKBPNP dilibatkan dalam program peningkatan mutu guru Sekolah Dasar (SD) di Siantar. Namun sayangnya Pemko Siantar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) malah melibatkan kampus dari luar kota sebagai nara sumbernya. Padahal ada kampus memiliki jurusan yang sama, dan memberikan kontribusi aktif di kota ini,” keluhnya.
Menanggapi hal itu, Daud Simanjuntak selaku Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Siantar menuturkan, kedatangan pihaknya lebih kepada hubungan sinergis dengan lembaga-lembaga, termasuk kampus.
Hendra Pardede salah satu anggota DPRD Siantar dari Partai Golkar merespon positif terkait sejumlah usulan program yang disampaikan oleh Rektor UHKBPNP.
Selaku anggota Komisi II DPRD Siantar, dirinya akan membawa di rapat soal pemberdayaan kampus UHKBPNP di lingkungan Disdik Siantar, serta terkait umbul yang dipakai Perumda Tirtauli dengan nilai kontrak yang dinilai tidak relevan.
“Nantinya akan coba kita tanya ke Disdik, apa saja persyaratannya. Kalau memang memenuhi, kenapa tidak memberdayakan UHKBPNP. Soal umbul Perumda Tirtauli, kalau bisa kita minta nota kesepakatannya,” sebut Hendra.
Sebelum menutup pertemuan, Mangatas Silalahi selaku Wakil Ketua DPRD Siantar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Siantar menyampaikan, saat ini Fraksi Golkar go publik, untuk menjaring aspirasi termasuk dari lembaga pendidikan.
“Sejumlah hal yang disampaikan cukup menarik dan beberapa hal yang perlu disepakati