Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Jelang Lebaran, Legislator Golkar Minta BI untuk Menggencarkan Sosialisasi Fasilitas Penukaran Uang Tunai
  Nyoman Suardhika   12 April 2022
Credit Photo / Detik

Kabargolkar.com - Legislator DPR RI Puteri Anetta Komarudin menyoroti fasilitas penukaran uang tunai yang disediakan BI (Bang Indonesia), jelang Hari Raya Idul Fitri 2022.

Diketahui, BI telah membuka fasilitas penukaran uang tunai di 5.013 titik di perbankan seluruh Indonesia.

Selain itu, BI juga menyediakan layanan penukaran uang melalui Mobil Kas Keliling BI.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini meminta BI, untuk menggencarkan sosialisasi fasilitas penukaran uang tunai.

Menurut anggota Komisi XI DPR ini, BI dan pihak perbankan yang terlibat, termasuk Bank HIMBARA dan Bank BJB, perlu menyosialisasikan secara lebih luas, seperti soal lokasi penukaran, persyaratannya, serta kuotanya per hari.

"Dengan kejelasan dan kemudahan ini, masyarakat pastinya akan lebih memilih untuk menukarkan uangnya ke lembaga formal, bukan menukarkan di sembarang tempat yang rawan pemalsuan," kata Puteri dalam keterangan persnya, belum lama ini.

Lebih lanjut, Puteri juga mendorong pihak perbankan untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

Karena sampai triwulan IV tahun 2021, Puteri menegaskan, penyaluran kredit di Jawa Barat masih didominasi kredit non-UMKM sebesar 77,91 persen, sementara porsi kredit UMKM hanya 22 persen.

"Saya cukup puas karena penyaluran kredit UMKM dapil saya berkontribusi cukup besar dari total penyaluran kredit UMKM di Jawa Barat dibanding daerah lain. Yaitu, dari Kabupaten Bekasi mencapai 8,84 persen dan Kabupaten Karawang sebesar 4,80 persen. Sayangnya, penyaluran kredit Kabupaten Purwakarta masih rendah. Padahal, Kabupaten Purwakarta juga memiliki aneka UMKM potensial yang perlu dukungan modal," jelasnya.

Ia menilai dukungan permodalan ini menjadi penting agar pelaku UMKM bisa melanjutkan usahanya, terutama bagi mereka yang memiliki fokus usaha yang menunjang kebutuhan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, seperti sandang dan pangan.

"Momentum pulihnya permintaan menjelang lebaran tidak bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku UMKM jika akses permodalan masih terbatas. Bahkan, keterbatasan ini juga dapat mempengaruhi kelangsungan usahanya," tutup Puteri.

Sekadar informasi, sepanjang tahun 2021, Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat mencatat 41.954 lembar temuan uang yang diragukan keasliannya. Bahkan, jumlah uang palsu yang ditemukan di Jawa Barat mencapai 26.828 lembar.

Karenanya, Puteri berharap fasilitas penukaran uang ini dapat semakin disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat guna mengantisipasi bahaya peredaran uang palsu.

Tak hanya itu, Puteri juga mengimbau OJK untuk mengantisipasi maraknya kasus pinjaman online (pinjol) menjelang lebaran.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.