Kabargolkar.com - Ketua DPD Golkar Jwa Timur yang juga asal Komisi VI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) dalam Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2021-2022.
Kunker Komisi VI DPR di Surabaya, tak lain untuk mendapatkan penjelasan terkait kesiapan kementerian dan BUMN menjelang Hari Raya Idul Fitri 2022.
"Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ini bermaksud mendapatkan penjelasan terkait kesiapan Kementerian dan BUMN menjelang Hari Raya Idul Fitri dan libur Lebaran baik dalam pelayanan transportasi mudik, rantai pasokan kebutuhan Lebaran, penyediaan pasokan energi kebutuhan transportasi, dan keperluan konsumsi rumah tangga," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji dalam keterangan tertulis, Selasa (19/4/2022).
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini mengungkapkan, masa Idul Fitri 2022 akan berbeda dengan hari raya pada dua tahun sebelumnya. Sehingga, kata Ketua DPD Golkar Jatim ini, pemerintah perlu mempersiapankan segala hal secara matang bersama stakeholder.
"Lebaran tahun 2022 tentu saja berbeda jika dibandingkan pada dua edisi Lebaran sebelumnya. Euforia masyarakat pastinya akan lebih tinggi terlebih selama dua Lebaran sebelumnya mereka dilarang untuk mudik. Untuk itu kami harus memastikan kesiapan layanan yang dimiliki oleh pemerintah semisal Kereta Api, Jasa Marga, Pelni, serta BUMN Pangan harus siap mengantisipasinya," ungkapnya.
Tak sampai disitu, Sarmuji menuturkan, Komisi VI DPR menilai masih perlu dilakukannya antisipasi-antisipasi agar perjalanan mudik yang dilaksanakan tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.
"Banyak hal disampaikan oleh kawan-kawan Komisi VI dalam persiapan Lebaran dari soal keamanan dan kenyamanan perjalanan misalnya kondisi jalan tol di beberapa titik masih kurang bagus, fasilitas toilet di rest area belum ada standar kebersihannya, serta kemudahan dalam mengakses tiket perjalanan. Pada sisi konsumsi bagaimana pasokan daging, minyak goreng tetap terkendali baik harga maupun barangnya," tutup Sarmuji.