Kabargolkar.com - Anggota komisi III DPR RI Rudi Mas’ud meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), agar segera memberikan peringatan kepada sejumlah perusahaan tambang batubara PKP2B, untuk menyalurkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) pendidikan ke universitas setempat.
Alasannya, kata anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini, rata-rata dana CSR perusahaan tambang di Kaltim justru diberikan ke tiga Perguruan Tinggi di Jawa.
“Ini yang harus diperhatikan Pemerintah Provinsi Kaltim, jangan sampai kejadian seperti ini terjadi lagi. Makanya saya minta agar Pemprov Kaltim harus tegas untuk memberikan peringatan kepada perusahaan-perusahaan di Kaltim untuk segera memberikan CSR itu kepada masyarakat Kaltim terlebih dahulu,” kata Rudi dalam keterangan persnya, Rabu (18/5/2022).
Rudi berharap kejadian CSR perusahaan tambang di Kaltim ke pulau Jawa, tidak boleh terjadi lagi ke depannya.
Rudi menegaskan, karena perusahaan itu berkegiatan usaha di Kalimantan Timur dan sudah semestinya memprioritaskan masyarakat Kaltim.
“Ini memang yang disesalkan, harusnya dana CSR diberikan kepada masyarakat Kaltim terlebih dulu, bukan memprioritaskan yang di luar Kalimantan. Karena mereka ini membuka usahanya di Kaltim,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rudi menegaskan, masyarakat Kaltim juga masih membutuhkan dana CSR untuk kesejahteraan di dunia pendidikan.
“Kalau mereka bilang dana itu dari kantong pribadi, segera dikeluarkanlah dana CSR nya untuk masyarakat Kaltim,” tutupnya.