Dari sisi Catatan Atas Laporan Keuangan, F-Golkar mengapresiasi atas keberhasilan program PC-PEN dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, sehingga pada tahun 2021 tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 6,49 persen. Selain itu, tingkat kemiskinan kembali ke satu digit di tengah kondisi pandemi, yaitu 9,71 persen, atau lebih. Rendah dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar 10,19 persen. Rasio Gini juga mengalami perbaikan menjadi 0,381 dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 0,385. Di tengah eskalasi pandemi yang masih tinggi pada 2021, in merupakan capaian dan prestasi yang patut untuk dibanggakan.
Di sisi lain, terdapat sejumlah indikator yang realisasinya masih di bawah target. Laju inflasi yang hanya terealisasi di level 1,87, diduga menjadi salah satu faktor penyebab tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan penjelasan pemerintah, komponen volatile food mengalami normalisasi permintaan di tengah masih melimpahnya stok panen hortikultura. Hal ini menjadi ironis dengan adanya perbaikan indikator kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, F-Golkar meminta penjelasan yang komprehensif mengenai kebijakan yang ditempuh pemerintah terkait fenomena normalisasi permintaan tersebut.