Kabargolkar.com - Legislator Golkar asal Garut Ferdiansyah terus memantau perkembangan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas), yang saat ini terus menuai kritik dari masyarakat.
Kritikan dari masyarakat itu, mulai dari banyaknya pasal bermasalah hingga tidak terbukanya pemerintah dalam merancang RUU Sisdiknas.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar ini menilai, wajar jika masyarakat mengritik keras keberadaan RUU Sisdiknas tersebut.
Menurutnya, tingkat dan kualitas komunikasi terkait RUU Sisdiknas sangat kurang.
"Jadi, berkaitan dengan RUU sisdiknas kuncinya komunikasi dan pelibatan. Dilibatkan kalau tidak dikomunikasikan dengan efektif akan berat," kata Ferdiansyah dalam keterangan persnya secara virtual, di Jakarta, belum lama ini.
Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa'aduddin Djamal, berharap ada komunikasi dan koordinasi yang baik antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan pemerhati pendidikan.
Menurutnya, perubahan dan perbaikan tanpa masukan dari masyarakat dapat menjadi kendala proses revisi RUU Sisdiknas.
"Apalagi ada demonstrasi dan sebagainya. Ini harus dikelola dengan baik. Saran kami ini untuk pemajuan bangsa dan untuk memenuhi hak-hak masyarakat kita," ucap dia.
Draf RUU Sisdiknas dan naskah akademik RUU Sisdiknas segera diajukan ke DPR setelah Badan Legislasi (Baleg) menyetujui untuk memasukkannya ke dalam Prolegnas Prioritas 2023.