Kabargolkar.com - Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono mendukung Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman menindak tegas prajurit yang terlibat dalam tragedi Kanjuruhan.
Dalam peristiwa yang menelan ratusan korban jiwa tersebut, tampak sejumlah aparat melakukan tindak kekerasan kepada suporter Arema FC.
“Harus diikuti pengusutan, apakah ada personel TNI yang benar-benar terlibat yang mengakibatkan (jatuhnya korban) atau hanya terbawa emosi ketika melaksanakan tugas,” tegas Dave, Kamis (6/10/2022).
Dave menekankan, Komisi I DPR akan terus menunggu hasil perkembangan pengusutan ada dan tidaknya keterlibatan prajurit TNI dalam tragedi yang terjadi pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.
Dave pun meminta agar Dudung terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Komisi I DPR, yang merupakan mitra kerja TNI.
“Menjalin komunikasi kepada kami di DPR karena apa yang kami sampaikan itu juga adalah aspirasi masyarakat bukan karena kami mengada-ngada. Kami adalah corong masyarakat,” ucapnya.
Ditanya mengenai KSAD yang menjenguk para korban tragedi Kanjuruhan, Dave menilai, Dudung tengah menunjukkan keprihatinannya.
“KSAD menjalankan tugas dan fungsinya,” kata politisi Partai Golkar itu.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman mendukung langkah Tim Gabungan Independen Pencari Fakta yang diketuai oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. Bila ada anggota TNI yang terlibat kekerasan dalam tragedi Kanjuruhan, dia mendukung proses hukum terhadap yang bersangkutan.
“Apabila ada anggota yang melakukan tindakan kekerasan. Kita akan proses hukum. Tentunya sesuai dengan tim yang nanti akan dikeluarkan dari TGIPF untuk melihat sejauh mana keterlibatan,” ujar Dudung, di Rumah Sakit Soepraon, Kota Malang, Kamis (6/10/2022).