Kabargolkar.com – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 angka-angka elektibilitas partai politik (parpol) di beberapa survey begitu meramaikan dinamika perpolitikan di Tanah Air. Isu-isu terkait pencalonan presiden dari beberapa partai politik kian unjuk gigih ke permukaan.
Masalah ekonomi di Indonesia menjadi masalah utama saat ini, tentunya terjadi karena adanya pandemi Covid-19 membuat perekonomian dunia kacau. Kabar akan terjadinya ‘Dunia Gelap 2023’ pernyataan itu dinyatakan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menjadi satu hal yang mengerikan bagi perekonomian Indonesia. Tentunya perkembangan ekonomi menjadi satu point penting untuk menjadi target masyarakat dalam memilah dan memilih Capres yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia saat ini.
Pemerintahan dua peridoe akan berakhir ditahun 2024, tentunya Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang mengerti bagaimana mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada dan menemukan solusi yang terbaik untuk melanjutkan kinerja dari pemimpin sebelumnya untuk menjadi lebih baik lagi.
“So you must to smart to chose the leader, jadi pilih pemimpin yang benar-benar mengerti permasalahan Indonesia. Bukan yang kalian sukai tapi yang kalian butuhkan.” Ujar Nurul Arifin saat acara Puncak HUT GOLKAR ke-58 di JIEXPO. Jumat (21/10/2022).
Banyak masyarakat Indonesia yang mengeluhkan akan permasalahan ekonomi namun mereka tetap memilih pemimpin berdasarkan selera, bukan berdasarkan apa yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.