Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
UMKM Lokal, Golkar Setujui Langkah Pemerintah Soal Produk Dalam Negeri
  Nyoman Suardhika   31 Oktober 2022
Gredit Photo / Kumparan

Kabargolkar.com - Masyarakat Indonesia sepenuhnya belum merasa sadar, jika produk dalam negeri memiliki kualitas yang tak kalah bagus dengan produk luar negeri.

Terlebih saat ini, pemerintah menghimbau masyarakat untuk menggunakan dan membeli produk dalam negeri.

Hal tersebut perlu dilakukan, karena selain untuk meningkatkan daya saing produk nasional di pasaran, makin banyak produk dalam negeri yang dipakai oleh masyarakat juga dapat memajukan ekonomi bangsa.

Secara khusus, Presiden Jokowi juga telah mencanangkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada bulan Mei 2020 silam.

Gerakan yang cukup populer di kalangan Milenial dan Gen Z ini bertujuan agar masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM lokal.

Kedekatan kalangan Milenial dan Gen Z pada dunia digital juga diharapkan dapat membantu mempromosikan produk lokal di pasar global.

Merespon hal tersebut, Legislator Senayan asal Purwakarta, Puteri Anetta Komarudin (Putkom) menyetujui langkah pemerintah soal produk dalam negeri itu.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, produk dalam negeri harus diminati oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

“Bagaimana Presiden Jokowi selalu menitikberatkan penggunaan produk dalam negeri untuk kementerian dan lembaga dan berkali-kali juga beliau sudah mempertanyakan hal tersebut. Bagaimana performanya di setiap Kementerian lembaga dan saya lihat di paparannya ini belum ada,” kata Putkom dalam keterangan persnya, belum lama ini.

Anggota Komisi XI DPR ini pun mendorong Kemenkeu (Kementerian Keuangan) RI, untuk memprioritaskan produk lokal dalam proses pengadaan belanja barang/jasa kementerian dan lembaga.

“Hal tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi yang meminta minimal 40 persen belanja kementerian/lembaga (k/l), dan pemerintah daerah menggunakan produk dalam negeri,” pinta Putkom.

Tak hanya itu, anggota BKSAP DPR ini juga menekankan, agar kementerian dan lembaga memilih untuk memakai produk dalam negeri untuk memperkuat penyerapan penggunaan produk dalam negeri.

“Kenapa sih, produk dalam negeri ini susah sekali untuk diserap oleh kementerian dan lembaga. Kalau kementerian dan lembaganya aja susah untuk pakai produk dalam negeri dengan alasan harga lebih mahal mungkin kualitasnya lebih rendah dan lain-lainnya," tegas Putkom.

Dengan makin banyaknya produk dalam negeri yang digunakan di masyarakat, Putkom menyakini, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing produk Indonesia.

"Pastinya pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih signifikan," tutup Putkom.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.