Kabargolkar.com - Founder Komunitas Oyag Rumah Cuklik, Agun Gunandjar Sudarsa, terus menyoroti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang semakin anjlok di angka Rp15.500.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, persoalan itu harus dihadapi pemerintah dengan kepala dingin.
Seperti, kata anggota Komisi XI DPR ini, lebih meningkatkan lagi ekspor pangan seperti kopi hingga hasil produk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
“Nah, potensi ekspor kita itu memungkinkan. Banyak sekali produk produk UMKM kita, sandang, pangan, papan, kuliner, kopi. Hasil pertanian sampai hari ini, menurut hemat saya, banyak yang tidak teroptimalkan pemasarannya mau ke mana,” kata pria yang akrab disapa Kang Agun ini, dalam keterangan persnya, Kamis (3/11/2022).
Kang Agun menilai, potensi tersebut bisa dimaksimalkan apabila kegiatan ekspor dikelola baik oleh para pemangku kepentingan.
“Mulai dari hulu bagaimana produksinya itu terjaga kuantitas dan kualitasnya, lalu sampai pada pengolahannya sampai pada pengepakannya," tegas Kang Agun.
"Kalau perlu komoditas itu tersajikan di kedai-kedai dengan memanfaatkan seluruh diaspora yang ada di seluruh dunia. Daripada KBRI hanya berkantor, lebih baik dijadikan pusat pusat marketing pemasaran,” sambungnya.
Lebih lanjut, Kang Agun berharap seluruh pihak optimistis untuk bangkit dari persoalan global tersebut.
“Karena yang membuat kita tetap bertahan sebetulnya tidak lain adalah pelaku UMKM. Kita ini akan lebih baik kalau pemerintah lebih serius menggelontorkan dana ke daerah sebanyak banyaknya supaya roda ekonomi (bergerak) di bawah itu,” tutup Kang Agun.