Kabargolkar.com - Senior Golkar Agun Gunandjar Sudarsa, membuat sebuah tulisan penuh makna tentang kehidupan.
Dalam tulisannya, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar itu membuka pikiran insan manusia, terkait bencana alam yang belakangan ini terus melanda Indonesia.
Anggota Komisi XI DPR RI ini menghimbau kepada seluruh insan di muka bumi, khususnya di Indonesia, untuk menjaga alam semesta dan tak merusaknya.
Pendiri Rumah Cuklik ini pun tak lupa menuliskan sajak, akan pentingnya berdoa dan meminta perlindungan kepada sang maha pencipta dunia, yakni Allah SWT.
Berikut tulisan Kang Agun tentang 'Penghuni Bumi' yang diterima, Rabu (14/12/2022).
Bencana Alam terus terjadi, Ada apa dengan Bumi kita? Secara objektif beban Bumi sudah semakin berat. Diatasnya beban beton jalan, jembatan, bangunan, gedung2 menjulang tinggi dimana mana, Hutan ditebangi, Laut di reklamasi, Industri terus terjadi, Keasrian lingkungan alam pun terjadi, habitat alam, flora dan fauna semakin berkurang.
Perubahan iklimpun terjadi, pola tanampun berubah, Krisis pangan pun terjadi. Sementara dalam perut bumi, seluruh isi nya terus di sedot dan digali. Terjadi krisis energy. Perubahan Iklim, kerusakan lingkungan alam, krisis pangan, krisis energy, bencana alam, itu lah yg terjadi hari-hari saat ini. APA YANG HARUS KITA LAKUKAN.
Untuk Saya yang mengakui ke Maha sempurnaan dan kekuasaan, saya kembalikan KepadaNYA, dan berusaha utk melakukan sesuatu yang terbaik sesuai dengan apa yang diberikanNya, yang melekat dalam diri saya, fisik maupun non fisik, jiwa dan raga, pikiran dan tindakan. Karena Yang Maha Kuasa akan merubahnya kalau kita berusaha merubahnya.
Bagaimana merubahnya?, YMK tidak meminta banyak, jadilah manusia yang bermanfaat bagi sesama, Apa yang dimanfaatkan? Manfaatkan lah semua, jiwa dan raga, pikiran dan tindakan, ucapan dan kebijakan, secara baik, benar, tidak melawan hukum alam ciptaan Tuhan, sebagaimana waktu dengan ketentuan2 aktivitasnya, pagi, siang, sore dan malam, dst. Hidup, Penghidupan dan Kehidupan, Hanyalah perjalanan waktu.
Pasti ada akhirnya, termasuk Bumi, Alam ini. Mari kita berbuat yang terbaik atas diri kita, Tuhan tidak mengajarkan keburukan, permusuhan dan peperangan. Tuhan mengajarkan kebaikan, kedamaian dan kebahagiaan. Turutilah segala Perintahnya dan Jauhilah segala larangannya. Bumi dengan segala Isinya, membutuhkan Umat Manusia yg diutus ke Bumi untuk menjaga dan merawatnya.
INGAT ITU, Janganlah sesekali kita merusaknya, buatlah kebijakan yang ramah dan peduli alam, jauhi permusuhan, apalagi peperangan, Bersatulah utk saling mengisi, berkolaborasi, dan konsisten menjalani mulai pagi hingga malam hari. Perbedaan dan keragaman adalah kehendak Illahi, yg menjadi sumber kekuatan dan kebahagiaan.
Untuk apa kita saling memaki dan membenci, dan memerangi, bumi yg akan merugi, bencana akan terus terjadi. Mari kita saling memberi dan mengasihi, jangan maunya menang sendiri, itulah perintah Illahi. Menjaga dan merawat Bumi, agar bencana alam segera berhenti.