kabargolkar.com - Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kalbar, Heri Mustamin merespon teguran Sekda Kalbar, Harisson kepada perhimpunan dokter spesialis yang persulit rekomendasi dokter-dokternya masuk ke Kalbar.
Ia menilai hal ini harus disikapi dengan cermat dan segera oleh Pemprov, mengingat tingginya kebutuhan terhadap dokter-dokter spesialis ini di Kalbar. Jangan sampai kebutuhan mendesak seperti ini, dibatasi oleh adanya regulasi-regulasi yang menghambat masuknya para dokter spesialis tersebut ke Kalbar.
"Saya pikir asosiasi ini jadi kayak mau-mau seperti ini pulak ya. Kebutuhan dokter spesialis di Kalbar ini kan masih banyak kekurangan, terutama hal-hal yang khusus," ucapnya, Senin 16 Januari 2023 malam.
"Jadi, arogansi seperti ini, saya pikir sebaiknya Pemerintah Daerah harus mengambil sikap. Jangan sampai nanti ada orang kita dari Kalbar yang mempunyai kemampuan spesialis secara khusus seperti ini dibatasi juga oleh regulasi-regulasi yang tidak jelas," tegasnya.
Heri kemudian meminta para pihak untuk mengesampingkan ego sektoral seperti ini, sebab menurutnya kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. "Artinya dengan adanya aturan-aturan seperti ini kan sama juga ada negara di dalam negara. Jadi kita berharap jangan sampai ego sektoral seperti ini mengorbankan kesehatan masyarakat," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan atas kejadian ini bukan berarti pemerintah tidak kuat. Namun adanya regulasi-regulasi tertentu tersebut lah yang membatasi para dokter ini untuk masuk ke Kalbar.
"Bukan pemerintah tidak kuat tapi ada aturan-aturan asosiasi yang berkaitan ini, ujung-ujungnya orientasinya kan kepada bisnis ini. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah harus bisa turun tangan, harus ada intervensi," pungkasnya.
"Bukan pemerintah tidak mampu, pemerintah mungkin ada miskomunikasi atau kurang pahamnya terhadap regulasi ini, dimanfaatkan asosiasi tertentu untuk menjaga alur bisnisnya," sambungnya.
Ia berharap agar hal seperti ini tidak lagi terjadi. Lebih lanjut, untuk mempertanyakan hal ini, Ia menuturkan pada tanggal 19 Januari 2023 mendatang DPRD Kalbar akan melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kalbar.
"Padahal kan ini kesehatan masyarakat yang butuhkan, kalau memang dokter-dokter ini ahli di bidangnya ya saya pikir jangan dibatasi," pintanya.
"Insyaallah nanti kalau tidak ada halangan mungkin di tanggal 19 itu kami akan ada rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mempertanyakan ini juga," tutupnya.