Kabargolkar.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menanggapi penjualan buku paket sekolah yang diwajibkan sejumlah sekolah di berbagai daerah kepada para siswa.
Menurutnya, partisipasi orangtua dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran harus didorong.
“Tapi harus dilakukan secara transparan dan terbuka. Hal itu meliputi penggunaan dana untuk berbagai kebutuhan sekolah, seperti seragam, buku paket, dan sarana prasarana,” ujar Hetifah, dalam keterangan tertulis, Senin (31/7/2023).
Hetifah pun menyoroti program dukungan bagi siswa-siswi, seperti beasiswa atau stimulan, yang dapat membantu mereka dalam mendapatkan dukungan dana untuk kebutuhan sekolah.
Beberapa pemerintah kota dan kabupaten, diutarakan dirinya, juga memiliki program pembagian seragam gratis guna mengurangi beban biaya pendidikan bagi orangtua.
Meski demikian, legislator asal Kalimantan Timur itu menegaskan perlu perluasan program subsidi silang di mana pungutan yang berbeda-beda dapat disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua. Dengan begitu, pendidikan akan lebih inklusif dan kesenjangan antara siswa dapat dikurangi.
“Pemerintah seharusnya wajib membiayai pendidikan dasar sesuai dengan konstitusi. Dana dari APBN maupun APBD harus diprioritaskan untuk mencapai kesetaraan dalam pendidikan," ucap politisi Partai Golkar ini.
Hetifah mengaku akan melakukan tindak lanjut ke pemerintah pusat guna memastikan pendidikan dasar di Indonesia menjadi lebih baik dan merata bagi seluruh warga negara.