kabargolkar.com - Setelah terbentuk tiga pekan lalu, kini panitia pemilihan (panlih) wakil wali kota (wawali) Balikpapan mempersiapkan tahapan selanjutnya. Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh sekaligus ketua panlih wawali mengatakan, pihaknya telah melakukan konsultasi dan meminta saran kepada pemerintah pusat.
Dia menjelaskan, panlih beberapa waktu lalu bertemu dengan Kemenkumham Kanwil Kaltim dan Kemendagri. Tujuannya memastikan tahapan yang akan dilakukan panlih berjalan sesuai aturan. “Agenda berikutnya Partai Golkar akan menginisiasi mengumpulkan partai pengusung dalam waktu dekat,” ucapnya.
Sehingga partai pengusung bisa segera mengerucutkan dua nama wawali. “Kami akan himpun semua partai pengusung agar duduk bersama menyepakati dua nama yang dikirim ke wali kota,” ungkapnya. Nantinya apabila ada partai pengusung tidak menggunakan hak politiknya, Abdulloh menegaskan itu menjadi urusan partai pengusung.
Artinya jika ada partai pengusung tidak memilih siapa pun nama wawali, panlih tetap akan melanjutkan proses tahapan dan tak menunggu lagi. Dia menegaskan, panlih harus memutuskan siapa dua nama wawali yang diserahkan kepada wali kota. Walau ada yang tidak menggunakan hak politik, panlih akan sampaikan dalam berita acara.
“Semua tertuang dalam berita acara, berapa partai pengusung yang menggunakan hak politik dan berapa yang tidak memakai haknya,” sebutnya. Abdulloh menyebutkan, selama ini lobi-lobi politik sudah dilakukan mulai jauh hari. Namun kenyataannya komunikasi tetap gagal dan belum menghasilkan kesepakatan.
Menurutnya, kini panlih secara formal akan memfasilitasi pengumpulan dua nama wawali. Sementara itu, Partai Golkar yang menginisiasi pertemuan dengan partai pengusung. “Kami mengumpulkan partai pengusung. Kan wali kota sudah dari Golkar, kami serahkan keputusan pada partai pengusung untuk nama wawali,” bebernya.
Abdulloh menargetkan agenda pertemuan partai pengusung bisa terlaksana pekan depan. Sebelumnya, dia berencana menggelar pertemuan dalam minggu ini. Namun, karena kepadatan kegiatan HUT RI, jadwal ditunda hingga setelah momen HUT berakhir. “Kami targetkan akhir Agustus atau awal September sudah selesai,” tandasnya.