Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengimbau, seluruh calon wakil rakyat untuk mengedepankan hati dibanding mencari pundi-pundi materi. Karena, Pemilu 2024 sebentar lagi bakal diselenggarakan.
Dengan hati, menurut Legislator Golkar Dapil X Jawa Barat ini, masyarakat bakal lebih mudah menerima dibanding memberi sejumlah materi dengan harapan dipilih sebagai anggota legislatif.
“Hati mendidik kita agar bertanggung jawab terhadap konstituen, proses pemilihan serta membangun iklim demokrasi yang ideal," kata Agun di hadapan peserta Sanlat (Pesantren Kilat) Politik Komunitas Golkar Milenial yang dilangsungkan di Rumah Cuklik, Cigombong, 9-10 September 2023 lalu.
Sementara materi, menurut anggota Komisi XI DPR ini, membuat pemilih menjadi pragmatis dan biaya politik yang mahal memunculkan bibit-bibit korupsi di kemudian hari.
Proses transaksional ini, Agun menilai, benar-benar merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa.
“Maka yang muncul sebagai anggota dewan adalah mereka yang memiliki uang, pengusaha, pebisnis yang mencari keuntungan atas jabatannya. Orang tak lagi menilai dengan kapasitas dan kemampuan. Asal bisa memberi dan membeli, maka mereka bisa dapat suara rakyat. Ini tidak bisa dibenarkan. Pantas saja apabila kinerja parlemen kita buruk,” tutur Agun.
Kemudian, Agun menceritakan, proses dirinya bisa terpilih sebanyak 6 periode masa jabatan di DPR RI di 6 masa kekuasaan Presiden RI yang berbeda.
“Saya tidak umbar materi, saya juga tak umbar janji. Untuk menang saya umbar bukti dan hati. Karena kalau janji, semakin banyak janji semakin banyak bohong, kalau materi setelah makan besok sudah habis lagi. Kalau pakai hati, pakai pikiran, bakal jernih proses demokrasinya,” tutur pria kelahiran 13 November 1958 ini.