Kabargolkar.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Itje Siti Dewi Kuraesin merasa prihatin karena minuman keras oplosan kembali menimbulkan korban jiwa.
Di Subang, 9 orang meninggal dunia dan 5 masih kritis usai berpesta miras. Mirisnya lagi, 2 orang diantara korban meninggal adalah pasangan suami istri berusia muda.
“Rasanya sudah teramat sering ada berita orang meninggal usai minum miras oplosan, tapi kok kenapa bisa muncul lagi muncul lagi. Kenapa warga tak kapok dan tak belajar dari banyaknya korban sebelumnya,” ujarnya, dalam keterangannya, Senin (30/10/2023).
Itje mengaku geram, karena masih saja ada yang berani menjual miras oplosan. Hal ini lantaran barang haram itu telah menelan korban jiwa yang tidak sedikit.
“Apa tak khawatir dosa sudah menjual barang-barang haram, lalu menjadi penyebab orang lain kehilangan nyawa,” kata legislator Daerah Pemilihan Subang-Majalengka-Sumedang itu.
Politisi Partai Golkar ini berharap, polisi maupun aparat pemerintahan pro aktif untuk segera menuntaskan kasus ini, menangkap pelaku miras oplosan seraya mencegah kejadian serupa tak terulang kembali.
“Saya mengapresiasi petugas kesehatan yang telah berusaha untuk mengobati mereka yang keracunan miras oplosan ini. Semoga yang kritis pun bisa pulih kembali dan semua yang mengonsumsinya disadarkan untuk tak mengulangi perbuatan yang sama,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, belasan pemuda dilarikan ke rumah sakit seusai pesta miras di Kampung Cipulus Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Minggu (29/10/2023). Dari belasan korban miras tersebut, 9 orang dinyatakan meninggal dunia dan sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya masing-masing.