Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Golkar Robert Kardinal belum lama ini, menggelar Sosialisasi Penyerapan Aspirasi Masyarakat Papua Barat Daya (PBD). Penyerapan aspirasi itu, digelar dengan tema Sistem Demokrasi Pancasila kepada mahasiswa dan masyarakat di kota Sorong.
Merespon kegiatan tersebut, Legislator Papua Barat ini mengatakan, pentingnya memberikan pemahaman masyarakat Papua soal Pancasila dan UUD 1945.
"Demokrasi sendiri adalah bentuk pemerintahan yang meletakkan kekuasaan negara tertinggi di tangan rakyat. Itu diformulasikan melalui sistem perwakilan dalam peradaban modern," kata Robert dalam keterangan persnya, Kamis (2/11/23).
Anggota Komisi X DPR ini menjelaskan, Indonesia sampai detik ini menganut sistem demokrasi Pancasila yang berideologi.
"Yakni pandangan hidup, dasar negara dan sistem filsafat negara bangsa Indonesia memuat Ketuhanan. Kemanusiaan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia," ucap Robert.
Kemudian, Robert membeberkan, ciri-ciri demokrasi Pancasila. Seperti, kedaulatan berada penuh di tangan rakyat. Dalam menjalankannya, pemerintahan harus sesuai dengan konstitusi yang berlaku.
"Lalu adanya pesta demokrasi pemilu yang dilakukan jujur, adil, dan bebas," tegas Robert.
Penerapan demokrasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya agar tidak terjadi perpecahan yang dapat merugikan negara. Dalam pandangannya, Pancasila memainkan peran penting dalam bidang politik, sosial, dan ekonomi.
"Setiap pengambilan keputusan menggunakan cara musyawarah, menghargai dan menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM). Termasuk mendahulukan kepentingan rakyat serta tidak menggunakan sistem partai tunggal," tutup Robert.