“Bagaimana kebijakan kehutanan pemerintah Indonesia sehingga bisa mendorong (Persemaian) Mentawir ini untuk untuk menjadi pilot (project) untuk bisa dilakukan di provinsi-provinsi lain misalnya Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, lalu misalnya di Sumatera, di Sulawesi itu juga seyogyanya dibangun pusat pembibitan yang setara dengan (Persemaian) Mentawir ini,” tutupnya
Pada tahun 2023, Persemaian Mentawir telah memproduksi 3,84 juta bibit dari 4 juta batang bibit yang ditargetkan. Adapun beberapa jenis tanaman yang dihasilkan adalah kayu-kayuan (meranti, nyatoh, gaharu, dll), tanaman multiguna atau MPTS (nangka, durian, jambu-jambuan, dll) serta tanaman estetika (tabebuya, pucuk merah, ketapang kencana, dll). (dpr.go.id)