07 Desember 2021
Cerita Dewan Pembina SOKSI soal Ucapan Terimakasih Jokowi ke Almarhum Suhardiman
  Nyoman Suardhika
  22 November 2021
  • Share :
Credit Photo / Istimewa

Kabargolkar.com - Kader ideologis almarhum Robinson tokoh senior Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Mayjen (Pur) Prof Dr Suhardiman, menyatakan almarhum selalu mengikuti kiprah Joko Widodo, sejak masih Wali Kota Solo hingga menjadi Presiden.

"Sebelum Pilpres, bahkan jauh sebelum Soeharto lengser di tahun 1998, Pak Suhardiman adalah orang pertama yang meramalkan Pak Jokowi akan menjadi Pemimpin di Negeri ini kelak," kata Robinson Napitupulu memulai kalimatnya diatas dalam keterangan pers rilisnya, Minggu (21/11/2021)

Menurut Robinson, yang saat ini duduk sebagai Anggota Dewan Pembina Depinas SOKSI tersebut, bahwa cerita kedatangan Jokowi menemui Suhardiman hari Senin, 15 September 2014, itu diawali terlebih dahulu dari pesan di hari Sabtu pagi, 13 September 2014, dimana dirinya mendapat telepon dari Ajudan Bapak Suhardiman yakni Pak Suwandi yang memberitahunya bahwa hari Senin lusa Jokowi akan datang berkunjung ke Kediaman di Kramat Batu untuk menemui bapak Suhardiman.

''Saya diperintahkan Suhardiman hari Senin pagi pagi sekali untuk datang ke Kramat Batu lewat ajudan. Tugas Saya untuk mempersiapkan ruangan tamu utama dalam rangka menyambut kedatangan pak Jokowi. Suatu keberuntungan juga bagi saya untuk diminta oleh bapak Suhardiman mendampingi beliau saat beliau menerima bpk Jokowi. Karena memang kebetulan waktu saya selalu stanby 24 jam ketika itu mendampingi bapak Suhardiman saat masa pencalonan bapak Jokowi sebagai Capres di samping anggota Presidium lainnya, yaitu saudra Laurens Siburian dan Kawan Kawan,'' ungkap Robinson.

Gayung disambut, Robinson dan kawan kawan Presidum SOKSI lainnya ikut arahan Suhardiman dalam mempersiapkan penyambutan kedatangan Jokowi tersebut, dibantu dengan kawan kawannya, Robinson pun siap siaga mengikuti instruksi Pendiri SOKSI tersebut.

''Setelah Saya mendapat kabar kedatangan Jokowi, langsung sampaikan untuk memberitahu teman teman Presidium dan para kader senior SOKSI lainnya untuk dapat ikut menghadiri pertemuan tersebut atas perintah dan arahan Bapak Suhardiman. Saya tiba hari Senin Pukul 07.30 Wib di Kramat Batu dan langsung mempersiapkan ruangan tempat di mana bapak Jokowi akan diterima oleh Bapak Suhardiman. Kemudian saya mendapat arahan dari bapak Suhardiman apa saja yang akan disampaikan oleh beliau sambil kami berdua berdiskusi disaksikan oleh para ajudannya,'' Sambung Robinson.

Yang ditunggu dan dinanti oleh Tuan Rumah akhirnya sampai tepat pukul 16.00 sore, ditemani oleh bung Maruarar Sirait, Presiden yang baru terpilih ini tiba di kediaman bapak Suhardiman.

''Kurang lebih pukul16.00 bapak Jokowi tiba di kediaman Suhardiman. Beliau ditemani oleh bung Mauarar Sirait, mereka 1 mobil berdua dengan bapak Jokowi bersama pengawal serta rombongannya. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Mas Bobby Suhardiman, seluruh anggota Presidium SOKSI yaitu saudara Laurens Siburian yang mengawali pembukaan kata sambutan atas kedatangan bapak Jokowi,'' Terang Robinson.

Pertemuan yang dilaksanakan sekitar dua jam lebih tersebut, berakhir ketika Adzan Magrib berkumandang, dan Jokowi pun menyempatkan beribadah Shalat di salah satu ruangan Rumah Suhardiman yang biasa dipakai untuk beribadah anggota Keluarganya.

''Selanjutnya diserahkan kepada saya untuk mendampingi Pak Suhardiman berdialog secara langsung dengan bapak Jokowi. Pertemuan berlasung kurang lebih 2 jam sampai pukul 18.00 Wib, karena datangnya waktu Magrib pada kesempatan tersebut Pak Jokowi menyempatkan Sholat di Ruangan tempat beribadah Keluarga Pak Suhardiman. Selepas sholat pertemuan dilanjutkan kembali berupa ramah tamah bersama keluarga besar Suhardiman dan keluarga besar SOKSI. Pertemuan berlangsung sukses dan berakhir sampai dengan pukul 19.30 wib,'' lanjut Robinson Napitupulu.

Seperti yang sudah banyak diceritakan dalam kenangan, bapak Jokowi diprediksi oleh Pak Suhardiman saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta, dan yang paling diingat adalah pesannya bapak Suhardiman kepada bapak Jokowi dalam memimpin negeri, yaitu harus takut dan taat kpd kehendak Tuhan juga takut dan taat kepada kehendak rakyat. Menurut bapak Suhardiman, Jokowi adalah pemimpin yang dipilih Tuhan turun dari langit beliau myebutnya "SATRIO PININGIT" yang sudah diprediksinya sejak awal dekade 1990-an.

"Kata bapak (Suhardiman) anda akan menjadi presiden. Itu juga masih diingat bapak Jokowi," Tutup Robinson Napitupulu.

Suhardiman adalah tokoh penting dibalik berdirinya SOKSI, yakni sebuah organisasi yang pada masanya menjadi salah satu organisasi pendiri Golongan Karya untuk mengimbangi kekuatan komunis yang berkembang di Tanah Air.

Almarhum Suhardiman tutup usia pada hari Senin (13/12/2015) dini hari di kediamannya di daerah Cipete, Fatmawati, Jakarta Selatan dan dimakamkan di pemakaman keluarga di Evergreen, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.