Kabargolkar.com - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengatakan, perekonomian Indonesia pada tahun 2024 harus menunjukkan resiliensi terhadap tantangan global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 harus bisa tumbuh mencapai 5,2%.
"Tantangan atau risiko masih perlu diantisipasi ke depan termasuk volatilitas harga komoditas, pengetatan kebijakan moneter negara maju. Kemudian, gangguan rantai pasok global, serta kerentanan ketahanan pangan dan energi akibta perubahan iklim," kata Misbakhun dalam keterangan persnya, Jumat (5/1/2024).
Menurut Legislator Golkar asal Pasuruan ini, fundamental ekonomi Indonesia saat ini tetap terjaga. Di mana, risiko gejolak ekonomi globa termitigasi, ketahanan ekonomi domestik terus meningkat, tingkat inflasi relatif terkendali dan rasio utang Pemerintah yang juga berada dalam level yang aman.
"Dalam jangka pendek, ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2023 diharapkan mampu tumbuh 5,1% dan tahun 2024 dapat tumbuh 5,2% di tengah berbagai risiko dan tekanan yang dihadapi secara global," ucapnya.
Oleh sebab itu, Misbakhun menuturkan, Indonesia punya modal yang baik untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Selama ini Indonesia telah berhasil dalam menangani dan bangkit dari berbagai krisis.
"Indonesia mendapat apresiasi yang sangat baik dari dunia dalam upaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan mempercepat transisi dari pandemi ke pasca-Pandemi. Indonesia juga dinilai berhasil menjaga pertumbuhan yang tinggi sejak keluar dari pandemi di pertengah 2022 lalu," tutup Misbakhun.