Kabargolkar.com - Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) meminta guru-guru honorer yang merasa diintimidasi oleh kepala sekolah (kepsek) dan korwil kecamatan agar melapor ke DPRD.
Fraksi Golkar Madina siap untuk mengawal dan menjaga keamanan para guru-guru yang mengadu ke DPRD soal dugaan intimidasi kepsek dan korwil terkait kisruh PPPK Madina 2023 di Sumut ini.
Fraksi Golkar Madina juga mengutuk keras sikap kepsek yang melakukan perlakuan atau dugaan intimidasi kepada guru-guru honorer di Mandailing Natal yang menuntut haknya di PPPK 2023 ini.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara meminta guru-guru honorer calon PPPK yang merasa diintimidasi atau diperlakukan tidak adil oleh kepsek, supaya melapor ke DPRD.
“Kita imbau untuk menyampaikannya ke DPRD dan kita Insya Allah siap untuk mengawal dan menjaga itu,” ungkap Arsidin Batubara, Senin (22/1/2024).
Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal ini mengutuk keras dugaan intimidasi kepada guru-guru honorer dari kepala sekolah dan korwil kecamatan terkait kisruh PPPK Madina 2023 ini.
“Jika itu benar, sungguh hal yang sangat kita kutuk atas perlakuan seperti itu, jangan kita terus berbuat dzolim pada orang apa lagi guru-guru kita,” jelasnya.
“Pesan kita kepada para pengancam dan pemberi intimidasi agar perbanyak istighfar biar setan yang merasuki Anda itu hilang dari diri Anda,” tegasnya.
Kepada guru-guru honorer yang mendapat pendzoliman, Fraksi Golkar DPRD Madina mengimbau jangan takut, Fraksi Golkar Madina siap berdiri disamping guru-guru yang merasa diintimidasi.